Pemerintah Targetkan Pemulihan Pariwisata Sekitar Juni

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pariwisata I Gde Ardika mengatakan pemerintah memprioritaskan pemulihan pariwisata di Indonesia, khususnya Bali, melalui peningkatan keamanan dan promosi. Diharapkan, Juni mendatang kondisi pariwisata kembali normal. Kita mentargetkan Juni 2003 bisa dicapai kedatangan wisatawan mancanegara sekitar 3.000 per hari di Bali, kata Ardika kepada Tempo News Room dan Kompas usai rapat pemulihan pariwisata di Kantor Menko Kesra di Jakarta, Selasa, (7/1). Ardika menjelaskan, sebelum kejadian pemboman di Legian Bali, 12 Oktober lalu, wisatawan mancanegara yang datang ke Bali sebanyak 5.000 per harinya. Namun, sejak ledakan yang menewaskan 186 orang itu, turis di Bali menurun drastis. Bahkan pada November 2002 lalu mencapai titik kritis, yaitu hanya 700 orang. Pada Desember atau akhir tahun lalu, kata Ardika, jumlah wisatawan mancanegara yang datang sekitar 4.000. Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali Alit Putra itu, Ardika mengatakan, pertemuan lebih memantapkan penyusunanan langkah-langkah untuk rehabilitasi yang bersifat teknis. Ada enam kelompok kerja yang telibat secara keseluruhan dalam pemulihan pariwisata menyusul terjadinya ledakan bom. Enam kelompok kerja itu meliputi, pertama, pemulihan bidang keamanan yang dikomandani Kapolri Jenderal Polisi Dai Bachtiar. Kedua, pada sektor promosi dan iklan yang diketuai oleh Menteri Pariwisata I Gde Ardika. Ketiga, pemulihan infrastruktur yang diketuai oleh Menkimpraswil. Keempat, soal fasilitasi dan anggaran yang diketuai Menteri Bapenas Kwik Kian Gie. Kelima, soal Ttansportasi yang diketuai Menteri Perhubungan Agum Gumelar, dan terakhir jaring pengaman sosial yang diketuai oleh Menteri Sosial. Dalam kurun waktu selama enam bulan, kata Ardika, antar kelompok kerja diharapkan dapat berkoordinasi dalam melakukan tugasnya. Dijelaskannya untuk masalah keamanan kepolisian tengah menyusun dan merancang sistem keamanan yang dapat terintegrasikan pada semua sektor. Dia mencontohkan soal keamanan tidak hanya difokuskan kepada kepolisian, tetapi juga pelaku pariwisata. Mulai dari satpam hotel sampai pelayan supaya lebih punya kesadaran untuk antisipasi terorisme, katanya. Selain itu masyarakat juga ikut dilibatkan melalui hansip tradisional. Untuk merealisasikannya, kata Ardika, kepolisian akan mulai mensosialisasikan tugasnya ke Bali, minggu depan. Pada sektor promosi dan iklan, Ardika mengatakan, pihaknya sedang merealisasikan kegiatan itu. Promosi dan iklan itu, katanya, penting dilakukan untuk memperlihatkan kepada dunia luar bahwa Bali benar-benar aman untuk dikunjungi. (Bernarda Rurit-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.