Mayjen Sriyanto: Kopassus Di-BKO-kan ke Kodam Setempat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Komandan Jenderal Kopassus Mayor Jenderal TNI Sriyanto Muntasram mengatakan anggota Kopassus yang berada di Ambon berada di bawah Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan yang ada di Kodam Pattimura. Karenanya, jika ada tuduhan Kopassus merupakan dalang kerusuhan Ambon, sebaiknya meminta klarifikasi dari Kodam setempat. Anggota dari Kopassus itu statusnya di BKO-kan (Bawah Kendali Operasi) di Kodam sana. Jadi operasionalnya dikendalikan Kodam setempat, kata Sriyanto kepada Tempo News Room ketika dihubungi melalui telepon, Jakarta, Selasa, (7/1) malam. Sriyanto menjelaskan ini ketika dimintai konfirmasinya soal tuduhan fasilitator pengacara Berty Loupaty, Christian Rahajaan, di Mabes Polri, Selasa (7/1), yang menuding Kopassus di balik kerusuhan Ambon. Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan di Ambon saat ini dipegang oleh Pangdam Pattimura Mayor Jenderal TNI Djoko Santoso. Ditegaskan Sriyanto, Danjen Kopassus tidak mempunyai kewenangan untuk mengendalikan operasional anggotanya yang di BKO-kan. Hal yang sama juga terjadi pada anggotanya yang berada di Poso, Papua, Aceh, Ambon, yang statusnya sama-sama di-BKO-kan. (Bernarda Rurit-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.