Indonesia Belum Punya Peta Kualitas Guru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guru Mengajar/TEMPO/Nickmatulhuda

    Guru Mengajar/TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sugito mengatakan hingga kini Indonesia belum punya peta kualitas guru. Oleh karena itu, ia mendukung rencana pemerintah mengadakan uji kompetensi bagi seluruh guru pada Juli mendatang.

    “Selama ini belum ada peta kualitas guru,” kata Sugito saat dihubungi pada Senin, 25 Juni 2012.

    Sugito mengatakan selama ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memang punya program pengukuran yang ditujukan kepada guru. Antara lain program sertifikasi, portofolio, serta program-program pelatihan tatap muka bernama Pendidikan Latihan Profesionalisme Guru (PLPG).

    Namun dari seluruh program tersebut, kompetensi guru berupa kemampuan mengajar dan penguasaan materi pelajaran belum bisa diukur. “Selama ini belum ada tes soal itu,” kata Sugito.

    Misalnya saja uji sertifikasi. Menurut Sugito, ada beberapa standar yang harus dipenuhi guru untuk bisa mendapatkan sertifikat. Pertama adalah portofolio. Guru diminta untuk mengumpulkan ijazah, melaporkan lama karier mengajar, serta tulisan-tulisan ilmiah jika ada. Nanti apa yang dilaporkan guru akan dinilai oleh Kementerian sebagai salah satu syarat mendapat sertifikat.

    Selain portofolio, ada juga program pelatihan tatap muka PLPG yang diadakan selama 10 hari. Pemerintah meningkatkan kapasitas guru dengan mengajarkan teknik-teknik mengajar. Ada juga program Pendidikan Profesi Guru (PPG) selama dua semester yang diadakan di perguruan tinggi. Semua itu masuk dalam syarat guru untuk mendapat sertifikat.

    Dari semua program tersebut, kata Sugito, belum pernah diukur penguasaan guru terhadap pelajaran yang diajarkannya. Oleh karena itu, ia menilai program uji kompetensi diperlukan untuk membuat peta kualitas guru lingkup nasional. “Asalkan uji kompetensi diadakan dalam rangka pembinaan, kami setuju,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidik Kemdikbud Syawal Gultom mengatakan akan ada 2,6 juta guru yang mengikuti program uji kompetensi tersebut.

    ANANDA BADUDU

    Berita Terpopuler
    Ruhut: Jika SBY Tak Bertindak, Demokrat Karam

    Model Telanjang Lukisan Sudjono Memprotes Oei Hong

    MUI: Menyakitkan Sekali, Kitab Suci Kok Dikorupsi

    Asal Muasal Skorsing yang Diminta Fauzi Bowo

    10 Artis Termahal versi Forbes

    Fakta Menarik Inggris Vs Italia



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.