Malam Ini, Peti Jenazah Korban Sukhoi Mulai Dilas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas mempersiapkan peti jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet-100 di Rumah Sakit Polri Soekanto Kramat Jati; Jakarta; (22/5). Keluarga korban akan diberikan waktu untuk melihat jenazah korban dan didampingi oleh psikolog. Tempo/Aditia Noviansyah

    Seorang petugas mempersiapkan peti jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet-100 di Rumah Sakit Polri Soekanto Kramat Jati; Jakarta; (22/5). Keluarga korban akan diberikan waktu untuk melihat jenazah korban dan didampingi oleh psikolog. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsultan bisnis PT Trimarga Rekatama, Soenaryo mengatakan 25 peti jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 masih harus menjalani proses pengelasan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. "Diharapkan jam 12 malam ini selesai semua," kata Soenaryo di Bandara Halim Perdana Kusuma, Selasa, 25 Mei 2012. Trimarga sendiri merupakan perwakilan Sukhoi di Indonesia.

    Soenaryo menjelaskan 45 peti untuk para korban merupakan peti khusus yang dilengkapi lapisan aluminium di bagian dalam untuk keamanan jasad. Karena itu, perlu waktu yang cukup panjang untuk persiapan sebelum peti dipindahkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma. "Proses pengelasan tiap peti memakan waktu hingga 25 menit" kata Soenaryo.

    Ia menyatakan Trimarga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengantar peti jenazah ke Bandara Halim Perdana Kusuma. Polri, kata Soenaryo, mempersiapkan fasilitas berupa ambulans, mobil jenazah, serta pengawalan. Sedangkan Trimarga sendiri telah mempersiapkan tenda di appron bandara.

    Soenaryo mengatakan telah mengatur lokasi penempatan peti berdasarkan jumlah mayoritas korban. Ia menjelaskan, peti jenazah korban dari PT Sky Aviation, yaitu sebanyak sepuluh peti, ditempatkan di paling kiri. Selanjutnya akan ditempatkan peti-peti jenazah korban dari PT IndoAsia. Ia pun menuturkan Trimarga telah mempersiapkan undangan VIP bagi para operator.

    Namun karena keterbatasan tempat, Soenaryo berharap kerabat korban berdiri di belakang baris terakhir deretan kursi-kursi yang telah disiapkan. Besok, kata Soenaryo, Trimarga akan mengatur pemulangan jenazah. "Semoga besok berjalan lancar," ujar Soenaryo.

    MARIA YUNIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.