KTP, Paspor, dan Laptop Korban Sukhoi Ditemukan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angota Polisi melakukan pendakian untuk melanjutkan penyisiran mencari pesawat Sukhoi Super Jet 100 di kawasan kaki Gunung Salak, Cipelang, Cijeruk, Bogor, Jabar, Jumat (11/5). ANTARA/Jafkhairi

    Angota Polisi melakukan pendakian untuk melanjutkan penyisiran mencari pesawat Sukhoi Super Jet 100 di kawasan kaki Gunung Salak, Cipelang, Cijeruk, Bogor, Jabar, Jumat (11/5). ANTARA/Jafkhairi

    TEMPO.CO, Bogor - Salah seorang Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Indonesia, Ridwan Hakim, yang ikut dalam tim gabungan pengevakuasi korban kecelakaan pesawat Sukhoi menemukan kartu penduduk (KTP) yang ditemukan di dekat salah satu jenazah.

    Salah satunya adalah KTP dengan nama Nur Ilmawati yang terdapat dalam sebuah dompet berwarna hitam. Dari data penumpang Sukhoi yang terbang pada Rabu sore, 9 Mei 2012, Nur Ilmawati tercatat sebagai pegawai Sky Aviation.

    “KTP itu mencatat Nur Ilmawati lahir pada 1987, tapi dompet itu kami temukan terpisah dari jenazah yang belum jelas identitasnya,” kata Ridwan saat ditemui di Pos 1 Cisalak, kaki Gunung Salak, Jumat, 11 Mei 2012.

    Selain KTP, kata Ridwan, ada pula paspor atas nama Ganis Arman yang ditemukan di dekat sebuah kartu anjungan tunai mandiri. Masih dalam area yang sama, ada pula laptop, kamera digital, dan Iphone dalam kondisi baik. “Tapi tak jelas semua itu milik siapa,” ujarnya.

    Menurut Ridwan, saat ini tim evakuasi masih bekerja untuk mengumpulkan serakan badan pesawat Sukhoi dan jenazah korban pesawat tersebut. Ia menyebut sejumlah jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan potongan tubuh berserakan. Namun, ada pula jenazah yang ditemukan dalam kondisi utuh, meski terbakar.

    Salah satu jenazah yang ditemukan Ridwan dkk teridentifikasi perempuan jika ditilik dari pakaian yang dikenakan. Jenazah lainnya yang juga utuh adalah dua orang laki-laki berjas hitam. Salah satu dari jenazah lelaki itu mengantongi kartu identitas yang menuliskan “SKY”, dan beberapa lembar duit dolar Amerika pecahan 100.

    TRI SUHARMAN | ISMA

    Berita terkait
    15 Warga Gunung Salak Diikutkan Evakuasi Sukhoi
    Sukhoi Diduga Menabrak, Meledak, dan Jatuh ke Jurang
    Tim SAR Temukan 12 Jenazah Korban Sukhoi
    Jalan Menuju Evakuasi Korban Shukoi Macet  
    Foto Lokasi Jatuhnya Pesawat Sukhoi
    ATC Izinkan Permintaan Turun Sukhoi ke 6 Ribu Kaki
    Ini Bukan Celaka Pertama Sukhoi, Tapi Terfatal
    Tiga Sebab Jatuhnya Sukhoi
    Pilot Sukhoi Terlalu Ceroboh



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.