Senin, 19 Februari 2018

Pilot Sukhoi Diduga Terlalu Ceroboh  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 10 Mei 2012 23:55 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pilot Sukhoi Diduga Terlalu Ceroboh  

    Pilot Sukhoi Superjet-100 Alexander Yablontsev (kiri) kopilot Alexander Kochetkov (kanan) bersama para pramugari berfoto di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta (9/5). REUTERS/sergeydolya.livejournal.com/Handout

    TEMPO.CO , Moskow - Pelanggaran terhadap persyaratan izin ketinggian dianggap antara lain sebagai alasan jatuhnya SSJ-100. Pilot kehormatan dan ahli keamanan penerbangan, Vladimir Gerasimov, menyatakan keyakinannya kecelakaan sepenuhnya karena faktor kecerobohan pilot.

    "Pesawat jet menabrak gunung," katanya. "Ini berarti dia turun lebih rendah dari batas aman. Ada ketinggian minimal untuk medan mulus, daerah perbukitan, dan daerah pegunungan. Jika jet sampai celaka, berarti ada aturan ketinggian yang dilanggar."

    Jika reruntuhan terletak di 1,5 km dari titik terakhir komunikasi dengan kontrol lalu lintas udara - ini berarti hanya beberapa detik penerbangan. "Ini berarti kita berbicara bukan tentang pesawatnya, tetapi tentang pilot. Ini kesalahan pilot," katanya.

    Seorang pilot Indonesia, yang telah menerbangkan lebih dari 33.000 jam, juga sangat percaya kecelakaan itu disebabkan oleh kesalahan manusia. "Saya tidak bisa tidak bertanya-tanya sendiri, mengapa pilot meminta untuk turun ke 6.000 kaki? Itu melanggar izin ketinggian minimal (minimum obstacle clearance  altitude/MOCA). Di lokasi itu, clearance minimum adalah sekitar 11.000 kaki," kata Ronny Rosnadi seperti dikutip Russia Today.

    "Pesawat itu seharusnya turun ke ketinggian yang lebih rendah hanya ketika mendekati sebuah titik di selatan pantai Pangandaran. Itu jauh lebih aman," tambahnya.

    Rosnadi menyatakan pilot Rusia mungkin telah dalam kondisi tidak stabil saat berada dalam pesawat. "Dia bisa saja terlalu percaya, atau hanya lelah," kata mantan pilot Merpati Nusantara Airlines ini.

    TRIP B | RUSSIA TODAY

    Berita terkait
    Ini Bukan Celaka Pertama Sukhoi, Tapi Terfatal
    Riskan Terbang di Bawah 9000 Kaki di Gunung Salak
    ATC Izinkan Sukhoi Turun ke 6000 Kaki 
    Evakuasi Korban Sukhoi Dihentikan Petang Ini
    Joy Flight Pertama, Sukhoi Tidak Lakukan Manuver
    Keluarga Penumpang Sukhoi Menunggu Keajaiban
    Tim Evakuasi Menuju Lokasi Puing-puing Sukhoi
    Kornel Naik Sukhoi Mewakili Tiga Bos PT DI
    Keceriaan Pramugari dan Awak Sukhoi Superjet
    Telepon Penumpang Sukhoi Masih Bisa Dihubungi


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.