Pendiri Demokrat Jenguk Angie di KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Demokrat dan tersangka, Angelina Sondakh digiring menuju Ruang Tahanan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka  di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (27/4). Angelina yang menjadi penghuni kedua ruang tahanan KPK, ditahan karena keterlibataannya yang diduga menerima suap Rp 5 miliar dalam kasus suap pemenangan proyek pembangunan wisma atlit SEA GAMES XVI dan pengadaan peralatan laboratorium di sejumlah universitas di Kementerian Pendidikan Nasional. . TEMPO/Seto Wardhana

    Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Demokrat dan tersangka, Angelina Sondakh digiring menuju Ruang Tahanan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (27/4). Angelina yang menjadi penghuni kedua ruang tahanan KPK, ditahan karena keterlibataannya yang diduga menerima suap Rp 5 miliar dalam kasus suap pemenangan proyek pembangunan wisma atlit SEA GAMES XVI dan pengadaan peralatan laboratorium di sejumlah universitas di Kementerian Pendidikan Nasional. . TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Partai Demokrat, Subur Budi Santoso, Senin siang ini, 30 April 2012, menjenguk Angelina Sondakh di Rumah Tahanan Salemba cabang Komisi Pemberantasan Korupsi. Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini datang ke KPK bersama Handika Honggowongso dan Sularno. "Kami ingin memberi dukungan supaya tabah menjalani pemeriksaan," kata Subur di kantor KPK.

    Subur berujar, dia memberi dukungan kepada Angie--sapaan Angelina Sondakh--sama seperti kepada Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, ketika ditangkap oleh KPK. Dia juga menjenguk Nazar dan memberinya dukungan moral.

    Angie ditahan di Rutan KPK sejak 27 April lalu. Dia ditahan karena menjadi tersangka dalam kasus suap Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, dan pengadaan alat laboratorium di beberapa perguruan tinggi. KPK menduga kuat Angelina menerima suap dalam proyek tersebut.

    Dalam kasus suap Wisma Atlet ini, KPK sudah menetapkan lima tersangka. Empat orang di antaranya bahkan telah dipidana bersalah. Mereka adalah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang, dan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah--rekanan proyek--Muhammad El Idris. Adapun Angie sekarang dalam proses pemberkasan.

    Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha mengatakan ada tiga saksi yang diperiksa dalam kasus Angie hari ini. Ketiganya adalah pihak swasta, yaitu Wijokongko, Clara Maureen, dan Heri Sunandar.

    RUSMAN PARAQBUEQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.