Nazar Ancam Buka Borok Demokrat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan bendahara umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin ketika menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (7/3). TEMPO/Seto Wardhana

    Mantan bendahara umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin ketika menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (7/3). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games Palembang, Muhammad Nazaruddin, mengancam akan menyerang Partai Demokrat secara kelembagaan. “Jika partai bersatu menyerang saya, akan saya serang balik,” ujarnya di sela-sela persidangan dirinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin, 12 Maret 2012.

    Bekas Bendahara Umum Demokrat itu mengatakan selama ini ia menahan diri untuk membuka borok bekas partainya. “Tapi, jika ada instruksi seperti itu, saya akan buka semua,” ujarnya. Selama ini Nazar mengaku hanya menyerang individu di Demokrat. “Saya hanya sasar orang per orang, belum keseluruhan," kata dia.

    Setelah duduk di kursi pesakitan, Nazaruddin menyeret sejumlah politikus Demokrat ke dalam pusaran kasus. Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum diseret dalam kasus Wisma Atlet dan Hambalang. Angelina Sondakh dituduh menikmati uang pelicin proyek untuk Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat.

    Nazaruddin juga pernah menuding Didi Irawadi, juga dari Demokrat, terlibat sejumlah kasus. Ia mengancam akan membuka proyek-proyek dan bukti-bukti kasus yang melibatkan putra Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin ini.

    Terakhir Nazar melemparkan tudingan ke arah I Gede Pasek Suardika, anggota Komisi Politik DPR dari Partai Demokrat. Gede dituding mengelola APBN 2011 sebesar Rp 120 miliar. "Ada main di sana," ujarnya.

    Nazar masih mengunci mulut saat ditanya proyek apa saja yang didapat Angelina dan dikelola Pasek. Namun ia berjanji akan mengadukan hal itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Ia hanya membocorkan proyek yang ditangani Pasek dianggarkan di Komisi Olahraga Dewan Perwakilan Rakyat. "Nanti judul-judul proyeknya akan saya kasih secara resmi ke KPK. Apa saja yang dikelola Gede Pasek? Itu proyek di Komisi X (Komisi Olahraga dan Pendidikan DPR)," kata dia.

    M. ANDI PERDANA

    Berita terkait
    Gede Pasek Anggap Tudingan Nazaruddin Lelucon
    TPF Demokrat Mau Bersaksi Jika Diminta Pengadilan
    Nazaruddin Seret Gede Pasek
    Upeti Nazar untuk Orang Golkar
    Patgulipat Azis dan Nazaruddin
    Sidang Hari Ini, Kubu Nazar Beberkan Dokumen Anas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.