FPI Lahir Setelah Reformasi Bergulir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Bagus Indahono

    TEMPO/ Bagus Indahono

    TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) cenderung identik dengan kekerasan. Akibatnya, muncul penolakan di berbagai daerah. Paling anyar, penolakan warga Dayak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah atas niat pendirian cabang FPI Kalimantan Tengah, Sabtu 11 Februari 2012. Bagaimana awal mula berdirinya FPI pimpinan Rizieq Syihab?

    FPI lahir dalam suasana reformasi. Sekitar tiga bulan setelah Presiden RI ke-2 Soeharto lengser, organisasi wadah kerjasama ulama dan umat itu didirikan secara resmi tepatnya 17 Agustus 1998. Tujuannya, mengajak umat pada kebaikan dan mencegah kesesatan.

    Ratusan habib, ulama, mubalig, kiai, dan santri dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi hadir dalam deklarasi pendirian FPI. Di Halaman Pondok Pesantren Al-Um, Kampung Utan, Cempaka Putih, Ciputat, Tangerang, Banten, kala itu penuh sesak.

    Pada saat terbentuk, ulama dan habib sepuh memilih Rizieq Syihab menjadi Ketua. Menurut Sumber Tempo, ia dinilai muda, lugu, dan tidak punya afiliansi politik. Ilmu agama Rizieq juga dianggap masih segar karena ia baru lulus sekolah di Riyadh, Arab Saudi.

    Meski menjabat sebagai ketua, Rizieq tak otomatis mendominasi FPI. Di dalam organisasi, Rizieq menangani urusan masjid. Adapun habib sepuh mengurus hubungan dengan pihak luar. Namun, pasca rusuh Ketapang, November 1998, peran Rizieq semakin menonjol dan mendominasi. Sejak itulah, FPI berkembang di bawah kendali Rizieq.

    Di bawah Rizieq, FPI terus meluaskan pengaruhnya ke beberapa wilayah di tanah air. Namun, aksi mereka yang identik dengan kekerasan membuat sejumlah daerah melancarkan aksi penolakan. Aksi penolakan paling anyar dilakukan ratusan warga Dayak. Mereka menghadang rombongan FPI di Bandara Cilik Riwut untuk mencegah pendirian cabang FPI di Kalimantan Tengah.

    DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER | RINA W

    Berita Terkait:

    Dilaporkan FPI, Gubernur Kalteng Mesam-mesem
    Blak-blakan Erwin Arnada tentang FPI
    Kapolda Kalteng: Tuduhan FPI Itu Fitnah 
    Rizieq: Ada Percobaan Pembunuhan Pimpinan FPI
    Gus Solah: Saatnya FPI Introspeksi
    Din Syamsuddin: Ormas Jangan Terjebak Kekerasan
    Tokoh FPI Rizieq Salahkan Gubernur Kalteng
    Warga Dayak Tolak Ketua FPI Rizieq
    Alasan Warga Dayak Tolak FPI
    Tokoh FPI Rizieq Salahkan Gubernur Kalteng
    Gus Solah Sarankan FPI Lakukan Survei
    Rizieq: Ada yang Ingin Adu Domba FPI

    Anti FPI, Melawan Kekerasan dengan Aksi Damai 
    Rentetan Aksi FPI dari Masa ke Masa 
    Soal Laporan FPI, Kemendagri Bela Gubernur Kalteng 
    Ada Aksi 'Indonesia Tanpa FPI', FPI Cuek 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.