Senin, 26 Februari 2018

Aksi Kekerasan Jadi Pertimbangan FPI Dibekukan  

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 14 Februari 2012 05:49 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Kekerasan Jadi Pertimbangan FPI Dibekukan  

    FPI. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri sedang mengkaji kemungkinan pembekuan Front Pembela Islam (FPI). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku sedang mempertimbangkan hal itu mengingat tindakan kekerasan yang kerap dilakukan anggota organisasi kemasyarakatan tersebut.

    "Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik sedang melakukan kajian. Kalau ada bukti-bukti yang kuat, kita akan mengambil langkah," kata Gamawan seusai rapat koordinasi di kantor Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, Senin, 13 Februari 2012.

    Gamawan merujuk pada aksi perusakan yang dilakukan di kantornya pada 12 Januari lalu. Kala itu, beberapa anggota yang tergabung dalam Forum Umat Islam merusak kantor Kementerian Dalam Negeri dalam aksi unjuk rasa. Dia juga melihat tindakan kekerasan brutal yang pernah terjadi di kawasan Silang Monas pada 2008.

    Pernyataan ini menanggapi penolakan warga di Kalimantan Tengah terhadap rencana pendirian FPI di Palangkaraya dan Kuala Kapuas, Sabtu lalu. Ketua Umum FPI Rizieq Shihab balik meminta Presiden dan Kepala Kepolisian RI mencopot Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Daminanus Jacky.

    "Gerombolan (yang menolak) itu binaan Gubernur Kalteng dan tidak mungkin Kapolda Kalteng tidak tahu. Dia membiarkan aksi tersebut," kata Rizieq di kantor Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI kemarin.

    Menurut Rizieq, penolakan dari kalangan pemerintah tidak mewakili masyarakat Dayak dan Kalimantan Tengah. "FPI akan didirikan di seluruh wilayah NKRI, terutama di Kalimantan Tengah," ujarnya.

    Juru bicara FPI, Munarman, menegaskan, pembentukan FPI di Kalimantan Tengah tetap berjalan sesuai dengan rencana. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Seruyan sekaligus tokoh Dayak Seruyan, Budiyardi, juga menyatakan dukungan terhadap pendirian FPI di Seruyan, Kobar, Kotim, dan Sintang.

    Sementara itu, sejumlah tokoh agama, adat, ormas, dan forum koordinasi pimpinan daerah berkumpul di kantor Gubernur Kalimantan Tengah kemarin. Penolakan terhadap FPI tidak ada kaitannya dengan sentimen agama dan kesukuan.

    EZTHER LASTANIA | FRANSISCO ROSARIANS | ANANDA PUTRI | KARANA WW | PINGIT ARIA

    Berita Terkait
    Presiden SBY: Mestinya FPI Bertanya Kenapa Ditolak
    Mendagri Kaji Kemungkinan Pembekuan FPI
    Meski Didesak FPI, Kapolda Kalteng Tak Dicopot
    Setara: FPI Ditolak Bukti Masyarakat Kecewa
    Rizieq dan FPI Laporkan Teras Narang ke Polisi
    Rizieq Desak Kapolri Copot Kapola Kalteng
    FPI Ngotot Buka Perwakilan Kalimantan Tengah
    Kapolda Kalteng: Tuduhan FPI Itu Fitnah
    FPI: Itu Bukan Suku Dayak, Tapi Preman Anarkis
    Taufiq Kiemas Minta FPI Hormati Kearifan Lokal Dayak


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.