Kronologi Hilangnya Angelina Yofanka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arung jeram. TEMPO/Aryus P Soekarno

    Arung jeram. TEMPO/Aryus P Soekarno

    TEMPO.CO, Bandung - Mahasiswi ITB yang tenggelam saat arung jeram, Angelina Yofanka, 19 tahun, akan dimakamkan Jumat besok, 10 Februari 2012, di San Diego Hills.

    "Pemakaman setelah misa pelepasan," kata Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB, Brian Yuliarto, Kamis, 9 Februari 2012.

    Setelah tiga hari pencarian, Angelina Yofanka ditemukan tewas di dasar Sungai Cikandang, Garut, Jawa Barat, Rabu petang, 9 Februari 2012. Fanka--panggilan akrab mahasiswi Jurusan Teknik Kelautan ITB 2009 itu-- diduga terperangkap di undercut atau rongga batu sungai saat arung jeram Ahad lalu.

    Inilah kronologinya:

    Puluhan mahasiswa pencinta alam dari berbagai kampus berkumpul untuk latihan arung jeram bersama, Ahad, 5 Februari 2012, di Sungai Cikandang, Garut. Mereka berasal dari ITB, Mahasiswa Pencinta Alam Sekolah Tinggi Teknologi Garut, Pencinta Alam Gerhana Fisip Uniga, Palawa Unpad, Wanala Unair, dan Impala.

    Pengarungan sungai memakai 10 perahu dengan total peserta 56 orang. Tiga perahu penyelamat berada di depan untuk membuka jalan, di tengah, dan belakang sebagai tim penyapu. Pengarungan dimulai pukul 09.00 WIB dari jembatan Desa Ciarinem.

    Setelah tiga jam pengarungan, sekitar pukul 12.30 WIB, perahu yang ditumpangi Fanka tersangkut di batu. Perahu terisi air dari arus deras sungai hingga hampir terbalik. Penumpang mulai berjatuhan.

    Sebanyak 4 dari 6 penumpang tercebur, termasuk Fanka. Sisanya bertahan di atas perahu, berusaha membalikkan perahu. Tiga orang yang terjatuh langsung masuk ke arus utama dan terbawa ke tepi kanan sungai.

    Mereka berhasil diselamatkan tim rescue yang sudah bersiaga dengan tali. Begitu juga dua orang yang berhasil membalikkan perahu. Hanya Fanka yang tidak terlihat lagi di permukaan.

    Operasi penyelamatan segera dilakukan bersama warga. Lokasinya di daerah undercut atau batuan berongga di dalam sungai dengan tenaga dan alat seadanya. Hingga pencarian melibatkan total 160 orang, Fanka masih raib.

    Menurut rekan Fanka, Johan, Sungai Cikandang sudah beberapa kali menjadi lokasi pengarungan KMPA Ganesha ITB. Tempat latihan lainnya di Sungai Citarum, dan pernah menewaskan seorang anggota pada 1994. "Karena alat pengamannya kurang, tapi Fanka sudah pakai lengkap," katanya kepada Tempo di Sekretariat KMPA ITB, Rabu 8 Februari 2012.

    Latihan di Cikandang itu, ujar Johan, bukan latihan rutin tahunan, melainkan keinginan anggota KMPA. Sekitar 30 dari 56 peserta latihan bersama tersebut berasal dari ITB.

    ANWAR SISWADI

    Berita Terkait:

    Mahasiswi ITB Dimakamkan di San Diego Hills

    Mahasiswa ITB yang Tenggelam Belum Ditemukan
    Mahasiswi ITB yang Tenggelam Ditemukan Tewas

    Sungai Cikandang Bahaya Untuk Arung Jeram Pemula


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.