SBY Datang, Ribuan Perangkat Desa Unjuk Rasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menjelang kedatangan Presiden SBY di Madiun dan Pacitan, sekitar 5 ribu perangkat desa dari empat kabupaten yang tergabung dalam Parade Nusantara melakukan konvoi, Kamis (12/1). Dalam aksi tersebut, mereka menuntut pengesahan RUU Desa. TEMPO/Ishomuddin

    Menjelang kedatangan Presiden SBY di Madiun dan Pacitan, sekitar 5 ribu perangkat desa dari empat kabupaten yang tergabung dalam Parade Nusantara melakukan konvoi, Kamis (12/1). Dalam aksi tersebut, mereka menuntut pengesahan RUU Desa. TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO.CO, Madiun - Menjelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Madiun dan Pacitan, sekitar lima ribu perangkat desa dari empat kabupaten yang tergabung dalam persatuan rakyat desa (Parade) Nusantara turun jalan dengan konvoi, Kamis, 12 Januari 2012. Mereka berasal dari Kabupaten Madiun, Magetan, Ponorogo, dan Ngawi.

    Ribuan massa berkumpul di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, dan melakukan konvoi mulai dari Madiun hingga Magetan dan Ngawi. “Kami menuntut RUU Desa segera dibahas dan disahkan,” ujar Ketua Parade Nusantara Kabupaten Madiun Dimyati Dahlan.

    Dimyati mengatakan, awal Januari 2012 lalu, Presiden SBY sudah mengirim surat nomor R-02/Pres/01/2012 tentang RUU Desa ke DPR agar RUU Desa segera dibahas. “Ini pintu masuk kesejahteraan rakyat desa,” katanya.

    Konvoi yang dilakukan ribuan massa ini sempat memacetkan jalan raya Surabaya-Madiun. Aparat kepolisian mengalihkan rute massa di luar rute yang akan dilalui rombongan Presiden. Presiden dijadwalkan mendarat di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi, Magetan, sekitar pukul 13.00 WIB dan melanjutkan perjalanan darat ke Pacitan.

    Sekretaris Parade Nusantara Kabupaten Ponorogo Slamet Daroini mengatakan pihaknya juga menuntut RUU Desa segera dibahas dan disahkan. Menurutnya, dengan demo ini, pelayanan masyarakat di desa tetap normal. “Pelayanan tidak terganggu karena kesekretariatan desa tetap berjalan,” ujar perangkat Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ini.

    ISHOMUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?