KPK Periksa Emir Moeis Terkait Kasus Nunun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emir Moeis. TEMPO/Dinul Mubarok

    Emir Moeis. TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi berencana memeriksa Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat, Izedrik Emir Moeis, pada hari ini. Ia dipanggil KPK dalam kasus cek pelawat terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 lalu. 

    "Dia akan diperiksa untuk tersangka Nunun Nurbaetie," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Kamis, 5 Januari 2012. Emir dijadwalkan diperiksa pada pukul 09.00 WIB, namun sampai saat ini ia belum mendatangi kantor KPK. Politikus PDI Perjuangan ini disebut-sebut mengetahui dan ikut menerima cek pelawat.

    Emir pernah membantah keterlibatannya. Ia juga pernah diperiksa saat koleganya di Senayan menjadi tersangka dalam kasus cek pelawat. Sebagian dari mereka sudah dipidana bersalah.

    Nunun ditetapkan sebagai tersangka pada 24 Februari lalu dalam kasus pemberian cek pelawat, terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004. Pemilihan ini dimenangkan oleh Miranda Swaray Goeltom. Nunun diduga kuat berperan menyebarkan 480 lembar cek pelawat bernilai Rp 24 miliar kepada puluhan anggota Dewan periode 1999-2004.

    Dalam kasus cek pelawat ini, komisi antikorupsi sudah menetapkan puluhan orang tersangka dari anggota DPR periode 1999-2004. Sebagian besar di antaranya telah divonis bersalah oleh pengadilan.

    Nunun membeberkan bahwa Miranda pernah ke rumahnya di Cipete, Jakarta Selatan, sebelum pemilihan dan meminta diperkenalkan dengan anggota Dewan. Permintaan itu dipenuhi dengan menghubungi beberapa politikus Senayan. Ada tiga politikus yang datang ke kediaman Nunun, yakni Paskah Suzetta dan Hamka Yandhu--keduanya dari Partai Golkar--serta Endin J. Soefihara dari Partai Persatuan Pembangunan.

    Meski Nunun sebagai tuan rumah, pengacara Nunun, Diarson Lubis, menyebutkan Mirandalah yang berinisiatif menggelar pertemuan itu. Pertemuan itu diikuti juga oleh Nunun sebagai tuan rumah. Adapun Paskah, Hamka Yandhu dan Endin--ketiganya terpidana cek pelawat--pernah diperiksa KPK di kasus ini. Hamka dan Paskah yang pernah dikonfirmasi membantah adanya pertemuan itu.

    RUSMAN PARAQBUEQ 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.