Istana Minta Tak Ada Angpao dan Kado untuk Aliya- Ibas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri) dan putri Menteri Koordinator Hatta Rajasa, Siti Ruby Aliya Rajasa saat acara lamaran di Jakarta, Selasa (26/4). (foto: Anung/RUMGAPRES)

    Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri) dan putri Menteri Koordinator Hatta Rajasa, Siti Ruby Aliya Rajasa saat acara lamaran di Jakarta, Selasa (26/4). (foto: Anung/RUMGAPRES)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekitar 3.500 tamu undangan yang diperkirakan akan menghadiri resepsi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Siti Aliya Rajasa (Aliya) diwanti-wanti agar tidak memberikan bingkisan apalagi amplop yang berbau gratifikasi dalam pesta pernikahan itu.

    "Sejak rapat intern, panitia sudah dipastikan tak ada unsur gratifikasi dalam proses hajatan ini," kata juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di kantornya, Bina Graha, Jakarta, Senin 21 November 2011.

    Pihak pengundang, dalam hal ini keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga Menko Perekonomian Hatta Rajasa, meminta supaya jangan ada tamu undangan yang membawa hadiah dalam bentuk apa pun. Dalam kartu undangan yang didominasi warna putih pucat yang diterima beberapa pejabat negara, terselip catatan menarik terkait hal ini.

    "Terima kasih untuk tidak membawa hadiah dalam bentuk apa pun," begitu bunyi tulisan dalam undangan tersebut. Didesain dengan gaya minimalis, undangan dengan sisipan tulisan IBAS dan ALIYA dalam logo yang tertera itu menyebut acara resepsi pernikahan akan dilaksanakan 26 November 2011 di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan. Acara resepsi ini berlangsung sejak pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

    MUNAWWAROH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.