Rabu, 21 Februari 2018

Menko Polkam Soal RI Sarang Teroris: Lee Kuan Yew Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 24 Juli 2003 09:28 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Denpasar:Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew dinilai terlalu cepat menarik kesimpulan dengan mengatakan bahwa Indonesia tempat yang aman bagi pemimpin teroris internasional. Pernyataan Lee itu dimuat dalam koran terbitan Singapura The Straits Times edisi Senin (19/2) kemarin. "Kerjasama intelijen untuk memperjelas masalah ini sedang berlangsung yang juga melibatkan Singapura," katanya di Denpasar, Selasa (19/2). Dalam hal jaringan teroris di Indonesia, menurut dia, Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) pernah menyampaikan adanya kerjasama intelijen Indonesia, Singapura, Malaysia dan Filipina. "Langkah itu sedang dilakukan dan bukannya kita diam saja. Jadi, Jangan terlalu cepat mengatakan ada terorisme dan Indonesia menjadi sarang pentolan," katanya. Pihak RI sendiri, tegas dia, akan bersikap terbuka bila menemukan teroris di negeri ini. "Karena kita bagian masyarakat internasional dalam memerangi teorisme dan kita berkepentingan untuk menangkap mereka," lanjut dia. Namun menurut Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono, pihaknya melalui Departemen Luar Negeri masih berusaha mengklarifikasi pernyataan itu. "Kita tidak harus menanggapi komentar dari negara manapun juga yang berkaitan kondisi kita. Apalagi kita belum paham persis dengan pernyataan beliau ," katanya. "Kita perlu memperjelas karena sebenarnya kerjasama intelijen dengan Singapura dan negara Asean lainnnya berjalan baik. Beberapa kali pertemuan antara ibu Megawati dengan PM Goh Tjok Tong juga sangat baik. Nah, kalau intelijen Singapura memiliki ada bukti dan saksi, tentu kita sangat senang untuk bekerjasama, " lanjutnya. Menurut Yudhoyono, daripada berdebat di media, adalah lebih baik bila memang ada sesuatau yang kongkrit yang bisa dikerjakan maka kedua pihak bisa bekerja bersama Pemerintah RI sendiri akan merespon pernyataan Lee bila sudah terdapat kejelasan mengenai kebenaran dan maksud pernyataan itu. "Kita tidak mau emosional tetapi kalau menyangkut harga diri kedaulatan bangsa dan kebenaran kita tidak segan menyampaikan statement yang keras," katanya. (Rofiqi Hasan-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.