Rabu, 21 Februari 2018

Gara-gara Orang Sakit, Unjuk Rasa Pekerja Kereta Api Batal

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 24 Juli 2003 09:26 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bandung:Serikat Pekerja PT Kereta Api Indonesia (SP KAI) batal menggelar unjuk rasa dengan memasang spanduk dan poster di lingkungan kantor pusat kereta api, Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, Selasa (19/2). Pasalnya, aktivis yang diserahi membuat spanduk ternyata jatuh sakit. Aksi propaganda pun gagal. “Namun, semangat perlawann kami tidak surut meski aksi hari ini batal,” ujar Amin Abdurrachman, Sekretaris Umum SP KAI Pusat, kepada Tempo News Room tadi siang di Bandung. Perlawanan dimaksud tak lain berupaya meruntuhkan Omar Berto dari kursi Direktur Umum PT KAI. “Kalau penanggung jawab pembuatan spanduk sudah sembuh, aksi dilanjutkan,” ujarnya. Dijelaskan, spanduk itu berisi kekecewaan terhadap Komisi IV DPR yang cenderung membela Direksi PT KAI. Seperti diketahui, tadi malam, di Auditorium PT KAI berlangsung dialog SP KAI, Direksi PT KAI dan Komisi IV DPR. SP KAI menuntut Omar Berto mundur dari Direktur Utama PT KAI, kemudian dilakukan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham. “Namun tuntutan itu dibalas anggota DPR dengan petuah-petuah berkait ancaman aksi mogok para pekerja kereta api,” ujar Amin. Ia menjelaskan SP KAI sangat yakin jika pemogokan terjadi maka kondisi ekonomi dan politik akan lumpuh total. “Sekitar 75 persen pegawai PT KAI sudah mendukung. Yang ragu-ragu 15 persen, termasuk kroni Berto,” katanya. (Bobby Gunawan)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.