Sabtu, 24 Februari 2018

Kapolri: Pencabutan Darurat Sipil Tunggu Keputusan Presiden

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 23 Juli 2003 17:37 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kapolri Jenderal Polisi Da’i Bachtiar mengatakan, rencana penurunan status darurat sipil di Maluku menjadi tertib sipil belum diputuskan oleh Presiden. Da’i menjelaskan, pihaknya telah menyarankan pada Presiden untuk mencabut status darurat sipil terutama di beberapa wilayah di Maluku seperti Maluku Utara. Namun ia tidak bisa memastikan kapan pencabutan darurat sipil akan dilakukan. “Nanti ada keputusan,tunggu saja,” kata Kapolri hal itu kepada wartawan di Mabes Polri Jakarta, Selasa (19/2). Dengan penurunan status menjadi tertib sipil tersebut nantinya Polri akan mengurangi jumlah pasukan yang dikirim ke Maluku. “Arahnya nanti ke sana,” tegas dia. Meski demikian penarikan pasukan dari luar Maluku tidak bisa dilakukan secara langsung. “Tentu secara bertahap akan dikurangi,” ujarnya. Namun pelaksanaannya sangat tergantung dari situasi di wilayah tersebut. Kapolri menambahkan saat ini situasi di Maluku sudah mulai membaik kecuali di tiga wilayah yaitu Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Pulau Buru. Di ketiga tempat itu, situasinya masih menuju rekonsiliasi, terutama berkaitan dengan pelaksanaan perjanjian Malino II. “Jadi belum memungkinkan untuk dicabut,” kata dia. (Retno Sulistyowati-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.