KSAL Sudah Perintahkan Ikut Cari Tiga Perwira Singapura yang Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf Angkatan laut (KSAL) Laksamana Bernard Kent Sondakh memerintahkan Gugus Keamanan Laut Armada Barat untuk ikut mencari tiga perwira AL Singapura yang hilang setelah terjadi tabrakan kapal. Pernyataan ini diungkapkan Kent kepada wartawan usia upacara Hari Ulang Tahun ke-40 Prajurit Korps Wanita TNI AL di Mabes TNI Cilangkap, Senin, (6/1). Tabrakan antara kapal selam Singapura RSS Courageous dengan kapal ANL Indonesia milik perusahaan Belanda P&O Nedlloyd terjadi di Selat Singapura, dekat Pulau Pedra Pranca, Jumat (3/1) malam. Akibat tabrakan itu, satu orang dinyatakan tewas dan tiga perwira lainnya hilang. Mengenai tabrakan itu, KSAL menolak untuk berkomentar lebih banyak. Tetapi setelah terjadinya tabrakan, Sabtu pagi, dia mengaku telah menelepon KSAL Singapura. Kita siap membantu untuk mencari tiga perwira yang hilang, kata Kent. Bernard mengutarakan, lalu lintas di laut ada aturannya seperti halnya di darat. Dia mencontohkan pada malam hari, bila ada satu kapal yang melihat tanda lampu merah harus berbelok ke mana, dan yang satunya harus berbelok ke mana. Apalagi, tambah Kent, di Selat Singapura ada jalur-jalur tertentu yang harus dilalui. (Bernarda Rurit-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.