Penasehat Hukum Gus Dur Temui Kapolda Metro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Penasehat hukum mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Luhut Pangaribuan bersama juru bicara Addie Massardi dan beberapa orang pengacara datang ke Polda Metro Jaya, Senin (7/1). Mereka ingin menemui Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanagara. Luhut mengatakan, pihaknya ingin mengetahui persis soal pemanggilan Gus Dur, panggilan akrab Abdurrahman Wahid, sebagai saksi dalam kasus penipuan dan penggelapan senilai Rp 15 miliar yang dilaporkan Tommy Soeharto. Mereka menemui Kapolda untuk membahas pula soal panggilan kliennya dan keberadaan mereka sebagai tim pembela Gus Dur yang tidak memihak. Mereka juga mau menanyakan sejauh mana perlunya Ketua Majelis Syuro PB NU ini dimintai keterangan dalam kasus penipuan dan penggelapan tersebut. “Kalau mengenai permohonan grasi yang ditolak dan pertemuan-pertemuan Gus Dur dengan Tommy, itu sudah jadi public domain,” ujar Luhut. Ia menambahkan, dalam kasus tersebut, nama Gus Dur seakan-akan dicatut oleh orang-orang tertentu. “Jadi kalau sudah cukup menanyakan kepada dua orang apa perlu keterangan satu orang lagi (Gus Dur-red),” katanya. Setelah mengakhiri tanya jawab dengan wartawan, mereka langsung naik ke lantai dua gedung Mapolda Metro Jaya untuk menemui Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanagara di ruang kerjanya. (Sam Cahyadi-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.