UU Intelijen Mengatur Sanksi Intel Pembocor Rahasia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bradley Manning. AP

    Bradley Manning. AP

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wahiduddin Adam menegaskan pentingnya Undang-Undang Intelijen di Indonesia. "Lebih terjamin posisi pengaturan hak dan kewajiban intelijen Polri, TNI, kejaksaan, kementerian/lembaga, sehingga tak multitafsir," kata Wahiduddin Adam di Wisma Antara, Jakarta, Rabu, 11 Mei 2011.

    Menurut Wahiduddin, selain sebagai alat kontrol sosial, undang-undang intelijen juga memperjelas tugas pokok intelijen-intelijen di masing-masing institusi pemerintah. Tak hanya itu, undang-undang juga mengatur secara jelas sanksi bagi yang melanggarnya. "Ada sanksi terhadap aparat intel yang menyalahgunakan kekuasaan, atau membocorkan rahasia yang seharusnya dia jaga," kata Wahiduddin.

    Saat ini rancangan undang-undang (RUU) Intelijen masih dibahas di DPR. Banyak kalangan undang-undang ini segera rampung. Di sisi lain banyak yang menginginkan pembahasannya dilakukan lebih serius dan mendalam.

    MUNAWWAROH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.