AJI Bojonegoro Dideklarasikan  

Reporter

Editor

Deklarasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro di gedung Grha Wiyata Perak Bojonegoro, (30/4). TEMPO/Fatkhurrohman Taufiq

TEMPO Interaktif, Bojonegoro - Setelah melakukan persiapan setahun, sebanyak 18 jurnalis dari berbagai media di Bojonegoro mendeklarasikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu 30 April 2011.

Menurut M. Yaqub, koordinator berdirinya AJI Bojonegoro, tak banyak jurnalis yang berani masuk AJI. "Konsekuensi tentang independensi menjadikan banyak teman yang belum berani bergabung," kata jurnalis Media Indonesia itu.

Deklarasi AJI Bojonegoro digelar secara sederhana di gedung Grha Wiyata Perak, Bojonegoro, dan dihadiri puluhan jurnalis aktif dari Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

Sunudyantoro, Koordinator Divisi Organisasi AJI Indonesia, mengatakan AJI berdiri dengan penuh perjuangan. Dimulai dari pembredelan beberapa media di masa Orde Baru, AJI saat ini menjadi satu-satunya organisasi yang masih yakin akan mampu menjaga independensi.

"Independensi dan kesejahteraan jurnalis mutlak diperjuangkan," kata jurnalis Majalah Tempo ini. Dia berharap, berdirinya AJI Bojonegoro bisa menjamin independensi jurnalis khususnya yang ada di Bojonegoro dan sekitarnya.

Deklarasi diwarnai orasi budaya dari jurnalis senior Bojonegoro Teguh Budi Utomo. "Sejarah mencatat, Bojonegoro dulu tempat berdirinya kerajaan Malawapati, dengan raja Angling Darmo yang melegenda itu," kata Teguh.

Teguh berharap, legenda kearifan Angling Darma yang tak mengkultuskan dirinya sebagai titisan Dewa patut dicontoh. "Jangan sombong, jangan sok, dan jadikan independensi sebagai pegangan," kata Teguh.

FATKHURROHMAN TAUFIQ






Suara Keras Azyumardi Azra Soal TWK Pegawai KPK hingga Megawati di BRIN

16 hari lalu

Suara Keras Azyumardi Azra Soal TWK Pegawai KPK hingga Megawati di BRIN

Pemikiran Prof Azyumardi Azra terhadap banyak persoalan di Tanah Air, kerap membuatnya harus bersuara lantang. Misalkan soal TWK dan BRIN.


Kemenkumham Bakal Masukan Klausul Baru di RKUHP Cegah Pembungkaman Pers

38 hari lalu

Kemenkumham Bakal Masukan Klausul Baru di RKUHP Cegah Pembungkaman Pers

Kemenkumham menegaskan bahwa di dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) sama sekali tidak menyinggung adanya tindak pidana pers.


Indeks Kemerdekaan Pers Nasional Meningkat, Ketua Dewan Pers: Jangan Puas Dulu

42 hari lalu

Indeks Kemerdekaan Pers Nasional Meningkat, Ketua Dewan Pers: Jangan Puas Dulu

Indeks Kemerdekaan Pers Nasional meningkat, namun Ketua Dewan Pers berpesan agar jangan berpuas diri.


18 Jurnalis Meksiko Dibunuh Tahun Ini, Sebagian Terkait Pemberitaan

48 hari lalu

18 Jurnalis Meksiko Dibunuh Tahun Ini, Sebagian Terkait Pemberitaan

Tahun ini menjadi catatan terburuk bagi dunia jusnalisme di Meksiko. Sampai Agustus, sudah 18 wartawan tewas dibunuh


Diberitakan Ditangkap, Bambang Widjojanto Ajukan Hak Koreksi ke Poskota

56 hari lalu

Diberitakan Ditangkap, Bambang Widjojanto Ajukan Hak Koreksi ke Poskota

Bambang Widjojanto membantah ditangkap polisi seperti yang diberitakan Poskota.co.id


Turki Blokir Akses VOA dan Deutsche Welle, Erdogan Makin Represif?

1 Juli 2022

Turki Blokir Akses VOA dan Deutsche Welle, Erdogan Makin Represif?

Turki memblokir akses ke Voice of America yang berbasis di AS dan radio Jerman Deutsche Welle karena tidak mengajukan lisensi.


Azyumardi Azra: Kami Ingin Dewan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

4 Juni 2022

Azyumardi Azra: Kami Ingin Dewan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra, berharap lembaganya bisa menjadi mitra kritis pemerintah.


Seabad Rosihan Anwar: Tokoh Pers, Sejarawan, Kritikus Film

11 Mei 2022

Seabad Rosihan Anwar: Tokoh Pers, Sejarawan, Kritikus Film

Seabad Rosihan Anwar mengenang kiprah penerima Bintang Mahaputera III, tokoh pers, sejarawan, hingga kritikus film ini.


Rektor IAIN Ambon Bredel Pers Kampus

17 Maret 2022

Rektor IAIN Ambon Bredel Pers Kampus

Rektor Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Ambon membredel pers mahasiswa Lintas setelah media itu memberitakan dugaan kasus kekerasan seksual


Hari Pers Nasional, Anies Baswedan: Terima Kasih Sudah Menjaga Proses Demokrasi

10 Februari 2022

Hari Pers Nasional, Anies Baswedan: Terima Kasih Sudah Menjaga Proses Demokrasi

"Apresiasi dan terima kasih kepada insan pers, yang terus menjaga proses demokrasi kita," ujar Anies Baswedan melalui media sosial pribadinya