Universitas Brawijaya Kembalikan Kelebihan Biaya Pendidikan Rp 8,9 Miliar

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Malang -Universitas Brawijaya (UB) Malang mengembalikan kelebihan pembayaran sumbangan pengembangan fasilitas pendidikan (SPFP) dan sumbangan pengembangan institusi pendidikan (SPIP) kepada orang tua mahasiswa baru tahun 2010. Total pengembalian mencapai Rp 8,9 miliar untuk 3.114 mahasiswa.

"Pengembalian dana tersebut sebagai komitmen UB dalam menerapkan SPP Proporsional," kata Kepala Biro Administrasi Keuangan (BAK) UB Imam Syafii, Rabu (6/4).

Dari jumlah dana yang dikembalikan, Fakultas Kedokteran menerima pengembalian dana terbesar, yakni sebanyak Rp 1,9 miliar. Sedangkan Program Kedokteran Hewan menerima pengembalian dana terkecil, yakni sekitar Rp 200 juta.

UB menerapkan program SPP Proporsional sejak tahun 2007. Tujuan program ini adalah untuk pemerataan dan perluasan kesempatan, keadilan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas publik.

Dalam SPP Proporsional, nilai pengurangan biaya pendidikan untuk masing-masing mahasiswa berbeda. Ada yang akan dikurangi 10 persen, 25 persen atau 50 persen. Bahkan ada yang hingga 100 persen. "Tergantung kemampuan orang tua. Mahasiswa yang tidak mampu mendapatkan pembebasan hingga nol rupiah," tutur Imam.

Menurut Imam, saat mahasiswa baru masuk, UB menyamakan biaya pendidikan. UB kemudian memverifikasi data mahasiswa untuk mematok besarnya biaya pendidikan setiap mahasiswa. Data yang diverifikasi antara lain, rekening telepon, rekening listrik, dan surat penghasilan orang tua. Untuk mengecek kebenaran data ini, UB menurunkan tim ke lapangan.

Mahasiswa UB saat ini rata-rata membayar biaya pendidikan Rp 1,4 juta per semester hingga Rp 4 juta per semester. Tinggi rendahnya SPP tergantung fakultas dan jalur masuknya.

BIBIN BINTARIADI
 






Inilah Syarat Tinggi Badan dan Usia Calon Taruna Terbaru setelah Direvisi

10 jam lalu

Inilah Syarat Tinggi Badan dan Usia Calon Taruna Terbaru setelah Direvisi

Selain tinggi badan, Panglima TNI Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mervisi batas usia calon taruna.


Ahmad Basarah: Perlu Terobosan Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

5 hari lalu

Ahmad Basarah: Perlu Terobosan Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

Ia mengusulkan penguatan dalam pelajaran budi pekerti yang dibungkus dengan konsep kekinian sesuai zaman generasi milenial.


5 Contoh Pendidikan Karakter

6 hari lalu

5 Contoh Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter bukan sekadar mengajarkan benar dan salah


Pendidikan Karakter, Bagaimana Asal-usul hingga Perkembangannya?

6 hari lalu

Pendidikan Karakter, Bagaimana Asal-usul hingga Perkembangannya?

Pendidikan karakter usaha yang disengaja untuk memahami nilai etika


4 Kemungkinan Risiko Gap Year

7 hari lalu

4 Kemungkinan Risiko Gap Year

Gap year memilih jeda dari pendidikan formal untuk mencoba bekerja, mendalami hobi, merenungi keinginan, atau berlibur panjang


Tujuan dan Jenis Platform Rapor Pendidikan

8 hari lalu

Tujuan dan Jenis Platform Rapor Pendidikan

Rapor Pendidikan platform yang menyediakan data dari laporan hasil evaluasi sistem pendidikan


Langkah Mengakses Perencanaan Berbasis Data di Rapor Pendidikan

8 hari lalu

Langkah Mengakses Perencanaan Berbasis Data di Rapor Pendidikan

Platform Rapor Pendidikan memiliki berbagai fitur, salah satunya adalah Perencanaan Berbasis Data


Tujuan dan Tahapan Perencanaan Berbasis Data dalam Rapor Pendidikan

8 hari lalu

Tujuan dan Tahapan Perencanaan Berbasis Data dalam Rapor Pendidikan

Perencanaan Berbasis Data bentuk pemanfaatan dari platform Rapor Pendidikan sebagai intervensi satuan pendidikan


Tak Hanya Cumlaude, Berikut Predikat Kelulusan Pendidikan yang Lain

9 hari lalu

Tak Hanya Cumlaude, Berikut Predikat Kelulusan Pendidikan yang Lain

Syarat lain untuk gelar cumlaude hingga summa cumlaude adalah kelulusan yang tepat waktu dan tak pernah gagal dalam ujian.


Mengenal Predikat Kelulusan di Berbagai Jenjang Strata Pendidikan dan Program

9 hari lalu

Mengenal Predikat Kelulusan di Berbagai Jenjang Strata Pendidikan dan Program

Penentuan predikat kelulusan mahasiswa di setiap kampus berbeda. Meski begitu, rentang nilai IPK yang dikategorikan tidak terlalu berbeda.