Gamawan Minta KPK Awasi Proyek KTP Elektronik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • uji coba penerapan KTP elektronik (e-KTP) . Tempo/Arif Wibowo

    uji coba penerapan KTP elektronik (e-KTP) . Tempo/Arif Wibowo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi hari ini, Senin 24 Januari 2011, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi. Gamawan meminta bantuan KPK untuk mengawasi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang akan dilaksanakan kementeriannya.

    “Untuk mencegah korupsi dalam pengadaannya, saya minta bantuan KPK,” kata Gamawan saat tiba di kantor KPK. Menurutnya, proyek ini ditaksir bakal menelan biaya lebih dari Rp 6 triliun. Tender dilaksanakan tahun ini dan proyek ditargetken rampung 2012.

    “Sekarang ini pengadaannya benar-benar,” kata dia. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri pernah mencoba proyek ini mulai 2006 dan telah diterapkan di sejumlah kabupaten.

    Dengan e-KTP, masyarakat nantinya cuma memiliki satu kartu identitas. Kartu ini bisa digunakan multifungsi. Kartu ditanami chip dan dibubuhi sidik jari pemegangnya. Penerapan e-KTP juga untuk mengurangi persoalan administrasi kependudukan yang kerap muncul saat pemilihan umum.

    ANTON SEPTIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Bulan Menjerat Sofyan

    Dugaan keterlibatan Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Sofyan Basir, dalam kasus rasuah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut.