Pagi Ini Warga Papua Kunjungi Makam Theys Eluay

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jayapura - Ribuan warga Papua diperkirakan akan memadati lapangan makam tokoh Papua, Theys Eluay. Hal ini dilakukan dalam rangkaian memperingati hari Papua Merdeka, 1 Desember. Dewan Adat Papua menyerukan untuk tidak mengibarkan bendera Bintang Kejora saat mengunjungi makam.

    “Ya pagi ini, sebentar kita akan ke makam, belum tahu apakah nanti juga dibawa krans bunga atau tidak, tapi ini peringatan tiap tahun yang sering kita lakukan,” kata Ketua Dewan Adat Papua, Forkorus Yeboisembut, Rabu (1/12) pagi.

    Dewan Adat berjanji akan turut mengamankan suasana saat peringatan hari ‘kemerdekaan’ Papua. “Yang pasti sebentar tidak akan terjadi apa-apa, tapi jika ada terjadi sesuatu, itu bukan tanggungjawab kita,” ujarnya.

    Warga akan dikumpulkan di beberapa titik seperti di Ekspo, Waena, dan lingkaran Abepura, sebelum bersama beriringan ke Makam Theys di Sentani, Kabupaten Jayapura. “Ada beberapa titik kumpul, nanti kita lihatlah sebentar, apakah mencapai ribuan atau hanya ratusan yang datang.”

    Sementara itu penjagaan ketat di beberapa titik di Jayapura terus dilakukan. Hingga pagi, aparat keamanan masih terlihat di Perumnas III Waena, dekat Universitas Cenderawasih, dan beberapa titik lain di Abepura. “Razia juga akan terus berlanjut hingga benar-benar aman,” kata Kapolresta Jayapura, AKBP. Imam Setiawan.

    Di Merauke, Dewan Adat Papua Wilayah V hari ini akan menggelar doa bersama memperingati ‘kemerdekaan’ Papua. “Ya sudah pasti itu,” kata Stanislaus Gebze, Ketua DAP V.

    Kapolres Merauke, AKBP. Djoko Prihadi sebelumnya memastikan kondisi Merauke dalam kondisi aman. “Disini amanlah, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa.”

    JERRY OMONA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.