Sidang Garuda vs Tommy Soeharto Ditunda Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Selasa (30/11) ini, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang gugatan Hutomo Mandala Putera atau Tommy Suharto, terhadap PT Garuda Indonesia dan PT Indo Multi Media. Agenda sidang adalah pembacaan gugatan dari pengacara Tommy, Ferry Nurwahyu. Namun pengacara meminta penundaan pembacaan gugatan.

    Alasannya, "Ada beberapa perbaikan redaksional," kata Ferry ke majelis hakim, Selasa (30/11).

    Karena perbaikan redaksional itu, Fery meminta sidang ditunda hingga Rabu (1/12) besok. Permintaan Ferry itu dikabulkan majelis hakim. "Besok, sidang pagi sebelum sidang Gayus," ujar hakim ketua Thaksin.

    Usai sidang, Ferry menyatakan bila gugatan terhadap PT Garuda dan PT Indo Multi Media tetap diajukan secara terpisah. Alasannya, meski gugatan itu memiliki kesamaan penggugat, tergugat, dan materi gugatan, namun majelis hakim yang menanganinya berbeda. "Tidak mungkin digabungkan," ujar Ferry.

    Mengenai mediasi antara Tommy dan Garuda, Ferry menyatakan proses itu gagal karena belum ada titik temu di kedua pihak. "Sebagian sudah ada titik temunya, sebagian lagi belum." Namun dia emoh menyinggung hal apa saja yang tidak ditemui titik temunya.

    Perkara Tommy versus Garuda ini berawal dari artikel di Majalah Garuda yang membahas resort milik anak mantan Presiden Soeharto itu, di Bali. Namun artikel tersebut menyebut Tommy sebagai seorang pembunuh yang terlah divonis pengadilan.


    CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.