Bupati Manggarai Barat Dilantik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, Senin (30/8), melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Agustinus Ch Dulla-Maximus Gasa.

    "Hari ini Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat terpilih dilantik oleh Gubernur," kata Kepala Sub Bagian Humas Setda NTT, Ursula Dando, di Kupang.

    Pasangan Agustinus Dula-Maximus Gasa yang diusung koalisi gabungan partai politik (parpol) menang dalam pilkada di Manggarai Barat yang digelar 3 Juni 2010 lalu.

    Pasangan Agus Dula-Maximus Gasa meraih suara terbanyak 34.972 suara atau 31,15 persen, menyisihkan pasangan incumbent, Fidelis Pranda-Vincent Pata yang meraih suara 29.401 atau 26,18 persen. Pilkada Manggarai Barat diikuti delapan pasangan calon.

    Selain Bupati Manggarai Barat, menurut dia, Gubernur juga akan melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sumba Timur, Gidion Mbilijora dan Matius Kitu, Selasa (31/8). "Setelah dari Manggarai Barat, Gubernur akan melanjutkan perjalanan ke Sumba Timu untuk melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih di sana," katanya.

    Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda NTT, Ricard Djami, mengatakan dari lima pilkada serentak yang digelar 3 Juni lalu, Gubernur akan melantik empat bupati terpilih. Dua bupati terpilih lainnya, yakni Manggarai dan Ngada, yang rencananya akan digelar pada 14 September.

    Bupati Ngada terpilih yang akan dilantik yakni Marianus Sae-Paulus Soliwoa, serta Bupati Manggarai, Chris Rotok-Deno Kamilus.

    Sedangkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango dan Reku Deta, belum bisa dilaksanakan pada 30 Agustus, karena masih menunggu hasil konsultasi dengan Mahkamah Konstitusi yang menangani sengketa pilkada.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.