Sumitro Minta Dimakamkan Secara Sederhana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Jenazah Sumitro Djojohadikusumo, Jumat (9/3) pagi, dibaringkan di sebuah peti coklat tua berukir yang diletakkan di ruang tengah rumah duka di Jalan Metro Kencana IV/22, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sekeliling peti tampak dihiasi bunga berwarna putih, sementara di bagian depan terpampang sebuah foto diri berukuran 60x40 centimeter. Tak jauh, tampak putra almarhum, Hashim Djojohadikusumo, sibuk menerima tamu yang menyampaikan ucapan duka cita.

    Hingga berita ini diturunkan, para tamu yang ingin menyatakan belasungkawa terus mengalir. Alhasil, sekitar 300 meter dari rumah duka penuh dengan mobil para tamu. Dari daftar hadir terdapat nama-nama seperti pengusaha Dali Tahir, pasangan pengusaha keturunan India Marimutu Manimaren dan Marimutu Sinivasan, Profesor Widjojo Nitikusumo beserta istrinya, bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta Eddy Nalapraya, tokoh Petisi 50 Kemal Idris, pengusaha Ciputra dan tokoh Poros Tengah, Fuad Bawazier. Selain itu juga tampak mantan Menteri Pendidikan Fuad Hasan dan mantan Wakil Presiden Try Soetrisno.

    Sementara itu, kepada pers, putra Sumitro lainnya, Prabowo Subianto, mengatakan, dirinya berada di samping ranjang ayahnya ketika Sumitro menghembuskan napas terakhir. Menurut dia, ayahnya adalah orang yang konsisten terhadap nilai persatuan dan kesatuan. Sumitro pun dikatakan selalu berpihak kepada rakyat dengan konsep ekonomi kerakyatannya.

    Sebelum meninggal, lanjut Prabowo, Soemitro sempat menyatakan keprihatinannya terhadap keutuhan bangsa. Ia pun berharap agar tokoh-tokoh politik yang berbeda pendapat bisa tetap saling bersahabat dalam kerangka merah putih.

    Ketika ditanya apakah keluarga Cendana sudah menyampaikan belasungkawanya, ia hanya berkata pendek,“Tengah malam tadi.” Sedangkan soal pemakaman, Prabowo mengatakan, ayahnya berpesan agar dimakamkan dengan cara dan di tempat sederhana. Menjalankan pesan itu, pihak keluarga pun memilih TPU Karet Bivak Blok A III sebagai tempat persemayaman terakhir begawan ekonomi ini. (Kurie Suditomo)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.