Jumat, 23 Februari 2018

Menlu RI: Kunjungan PM Australia untuk Perkuat Hubungan Bilateral

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 22 Juli 2003 13:15 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Australia John Howard dijadualkan akan berkunjung ke Indonesia Rabu (6/2) siang. Howard akan berada di Jakarta selama dua hari, sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta pada 8 Februari 2002. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Hassan Wirayuda di Istana Negara, Selasa (5/2). Kunjungan ini adalah inisiatif Howard saat kampanye pemilihan umum di Australia akhir tahun lalu. Saat itu Howard mengatakan bahwa Indonesia adalah negara pertama yang akan dikunjunginya jika terpilih sebagai perdana menteri. Dan telah dibicarakan dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Hassan Wirayuda ke Canberra. “Karena itu pemerintah memutuskan untuk menerima kunjungan Perdana Menteri Howard,” katanya. Lebih lanjut Hassan mengatakan agenda umum dari kunjungan tersebut adalah meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Australia dari berbagai segi. Namun yang terpenting, kata dia, kunjungan kali ini untuk mendorong saling pengertian di antara kedua negara dalam dimensi kebudayaan. Karena itulah, ujar Menlu, Perdana Menteri Australia melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Dalam rangka membangun saling pengertian itu pemerintah telah juga memperoleh informasi mengenai beberapa langkah yag ditempuh pemerintah Australia untuk mengembangkan hubungan people to people. Menteri Luar Negeri memperkirakan ada beberapa program yang akan ditawarkan. Misalnya dengan melakukan pertukaran kunjungan di kalangan pelajar, mahasiswa maupun guru di antara kedua negara. Hassan mengakui walaupun saat ini terdapat sekitar 18 ribu mahasiswa Indonesia di Australia, namun hal itu tak menjamin adanya peluang untuk saling kenal budaya dan tradisi masing-masing negara. Karena itu pula Indonesia akan menyambut baik upaya tersebut sebab bagaimanapun Australia merupakan tetangga dekat Indonesia yang membutuhkan hubungan yang baik dalam jangka panjang. “Jadi bukan hubungan yang sekarang baik, besok tidak baik,” tegasnya lagi. Untuk itu upaya membangun hubungan yang stabil harus dilakukan secara terencana oleh kedua pihak. Saat disinggung mengenai desakan DPR yang meminta agar PM Howard mempertegas sikapnya terhadap Papua, Wirayuda mengatakan bahwa Australia telah menyatakan dukungan penuh terhadap keutuhan wilayah nasional Indonesia. “Sesungguhnya kalau kita menyimak dengan baik pernyataan dukungan terhadap integritas teritorial dan kesatuan nasional Indonesia telah diungkapkan baik secara lisan oleh PM,” ujarnya. Menlu menyebutkan bahwa komunike bersama itu dengan jelas merujuk dukungan Australia sepenuhnya terhadap integritas Indonesia. Selain itu PM Howard dan Menteri Luar Negeri Australia Alex Downer kembali menegaskan dukungan itu saat kunjungan Hassan ke Canberra, November yang lalu. Karena itu ia yakin sikap tersebut tak akan berubah pada kunjungan kali ini. (Dara Meutia Uning—Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.