Minggu, 18 Februari 2018

Mahasiswa Aceh Minta TNI Tidak Represif

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 22 Juli 2003 13:15 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Menjelang peresmian kembali Kodam Iskandar Muda, sejumlah kelompok mahasiswa di Aceh terlibat pertemuan tertutup dengan Panglima Komando Pelaksana Operasi TNI, Brigjen TNI Djali Yusuf, di Hotel Kuala Tripa Banda Aceh, Senin (4/2) malam. Kalangan mahasiswa meminta agar militer tidak bertindak represif seperti sejarah kelam di masa lalu. Yang ikut pertemuan diantaranya, sejumlah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Aceh, kelompok Forum Darussalam serta sejumlah aktivis mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. “Inti dari pertemuan tadi, kalau Kodam Iskandar Muda jadi diresmikan, kami meminta petinggi militer menghilangkan perilaku-perilaku represif seperti di masa silam,” ujar seorang aktivis mahasiswa kepada Tempo News Room. Hingga kini, belum ada kepastian jadual peresmian Kodam Iskandar Muda. Namun, isyarat yang diberikan petinggi militer di Jakarta dan Aceh, acara tersebut akan dilangsungkan antara besok dan lusa. Ini terlihat dari jadual KSAD Jenderal TNI Endriartono Sutarto dan sejumlah jenderal yang akan tiba di Medan, Sumatra Utara, besok. Sedang Djali Yusuf membenarkan rencana KSAD akan tiba di Banda Aceh. Tampaknya, KSAD akan singgah di Medan sebelum terbang ke Aceh. Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI AD, Brigjen TNI Ismet Herdy, menyatakan tidak ada rencana penambahan pasukan bila Kodam Iskandar Muda terbentuk kembali. Pasalnya, saat ini sudah ada pasukan organik asli Aceh dari Batalyon 100. Selain itu, struktur teritorial juga telah terbentuk dengan adanya Komando Rayon Militer (Koramil), Komando Distrik Militer (Kodim) dan Komando Resor Militer (Korem) yang selama ini di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops). “ Sekarang tinggal mengakitfkan Kodam dibantu dinas-dinas jawatan lain,” ujarnya. Kelak Kodam Iskandar Muda akan setara dengan Polda Aceh. Posisi Kodam yakni mempertahankan kedaulatan negara, sedang kepolisian menegakkan hukum dan ketertiban. “Memang tidak jelas batasan tegasnya,” ujar Ismet. (Yuswardi A. Suud/Zainal Bakri/Eduardus Karel Dewanto)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.