Sabtu, 24 Februari 2018

Akbar Ingin Pemeriksaan Dirinya Selesai Sebelum Naik Haji

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 22 Juli 2003 13:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Menteri Sekretaris Negara Akbar Tandjung meminta kepada tim penyidik untuk menyelesaikan pemeriksaan terhadap dirinya sebelum dia berangkat haji 14 Februari mendatang. Itu disampaikan Akbar saat diperiksa tim penyidik di Kejaksaan Agung, Selasa (5/2). “Itu diminta Pak Akbar supaya khusu’ (berhaji),” kata salah seorang pengacara Akbar, Ruhut Sitompul, kepada wartawan ketika keluar dari ruang pemeriksaan untuk istirahat dan shalat dhuhur. Kali ini, Akbar yang Ketua DPR itu diperiksa sebagai tersangka untuk kasus penyelewengan dana non budgeter Bulog sebesar Rp 40 miliar. Sebelum istirahat, Akbar sempat menjawab sebelas pertanyaan tim penyidik yang dipimpin Manap Jubaedi. Pertanyaannya seputar pertemuan mantan Presiden BJ Habibie dengan tiga menteri berkaitan dengan kerawanan pangan saat itu. “Pak Akbar ditanya apakah masih berpegang pada keterangan yang diberikan saat menjadi saksi untuk (perkara) Rahardi Ramlan. Jadi Pak Akbar menyatakan masih tetap seperti itu,” ungkap Ruhut. Pemeriksaan belum sampai pada pembahasan tentang penyaluran sembako yang dilaksanakan Yayasan Raudlatul Jannah. Ruhut menduga, keterangan para tersangka yaitu Akbar Tanjung, Winfried Simatupang dan Dadang Sukandar belum akan dikonfrontir. “Pak Manap bilang, Pak Akbar akan dipanggil lagi,” kata dia. (Suseno-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.