Rabu, 21 Februari 2018

Indonesia Belum Merespons Keinginan AS Soal Al Ghozi dan Agus Dwikarna

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 22 Juli 2003 11:06 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia akan mengambil posisi yang tepat untuk memperjelas pemberitaan mengenai akan dimasukkannya tiga warga negara Indonesia ke dalam daftar teroris Amerika Serikat (AS). Kalau betul-betul pemerintah AS menyampaikan kepada pemerintah Indonesia tentang hal itu, kami akan mengolahnya, dan mengambil posisi yang tepat untuk memperjelas dan menyelesaikannya, kata Menko Polkam, Susilo Bambang Yudhoyono, kepada wartawan, usai mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor), di kantornya, Rabu (5/2). Seperti ditulis Koran Tempo, edisi hari ini, AS menginginkan tiga warga negara Indonesia yang ditahan pemerintah Filipina masuk dalam daftar pelaku teroris. Mereka adalah Fathur Rahman Al Ghozi, Agus Dwikarna, dan Oscar Makawata. Dalam waktu dekat, pemerintah AS akan mengajukan bukti-bukti keterlibatan mereka kepada PBB. Berita itu berdasar sumber di Kedutaan AS, di Manila. Al Ghozi dan Dwikarna ditangkap secara terpisah tahun lalu karena membawa bahan peledak secara ilegal. Sedangkan Makawata ditangkap karena tuduhan terkait jaringan teroris. Yudhoyono sendiri meragukan kebenaran dari pemberitaan tersebut. Dirinya mengaku agak risih untuk menanggapi harian-harian internasional, seperti The New York Times, Sidney Morning Herald, dan sebagainya. Dia mencontohkan beberapa waktu lalu ketika terdengar kabar santer bahwa TNI terlibat dalam kasus Timika. Baru saya baca, angkat telpon, eh, sudah keluar penjelasan dari pihak AS bahwa berita itu tidak benar. Energi kita akan habis (menanggapi hal seperti itu, paparnya. Tetapi, jika permintaan dari pemerintah AS tersebut diutarakan secara terbuka kepada pemerintah Indonesia, Yudhoyono mengakui hal itu akan diperjuangkan oleh pemerintah Indonesia. Seperti sekarang, walaupun ini baru berita tetapi kami akan bekerja, katanya. Yudhoyono menegaskan, sekarang bukanlah saat yang tepat untuk menanggapi hal yang belum tentu kebenarannya. Sebab, hal-hal seperti itu dapat berpengaruh pada hubungan bilateral antar kedua negara. (D.A Candraningrum - Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Penilaian Kementerian LHK soal Tiga Bulan Bersih Sampah

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan penilaian kinerja pemerintah dan masyarakat terait program Tiga Bulan Bersih Sampah.