PWI-Reformasi Tolak HPN ala Orde Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Reformasi menganggap Hari Pers Nasional yang tepat jatuh hari Jumat (9/2) sebagai strategi politik mantan Menteri Penerangan Harmoko untuk mengkooptasi pers nasional di bawah kekuasaan rezim Orde Baru. PWI telah digiring menjadi kaki tangan Orde Baru dan pres Indonesia terpaksa bersikap banci serta tidak independen.

    Dalam siaran persnya, PWI Reformasi juga mengimbau, bila masyarakat pers Indonesia menginginkan adanya Hari Pers Nasional (HPN), seharusnya tidak mengambil momentum hari lahir suatu organisasi tertentu. Apalagi, organisasi PWI disebutkan jelas-jelas cacat politik dan cacat moral.

    PWI Reformasi juga menyarankan, HPN bisa diangkat, misalnya, dari hari pertama terbitnya koran Soenda Berita (1903) atau Medan Prijaji (1907) terbitan Bandung. Sebab, kedua koran itu merupakan dua koran pertama yang dipimpin pribumi (RM Tirto Adhi Soerjo) dan yang pertama kali menggunakan bahasa Melajoe. Selain juga berasas nasionalisme dan diterbitkan sebagai koran perjuangan, penyuluh keadilan, tempat rakyat mengadu dan penganjur integrasi bangsa.

    Selain itu, diusulkan pula HPN mengambil momen dari penerbitan pertama Benih Merdeka (Medan, 1916) pimpinan Moch. Joenoes. Koran ini dimodali Tengkoe Radja Sabaroeddin, bekas Wedana Jatinegara, dan dicetak oleh Percetakan Setia Bangsa, Medan.

    Kemudian, bertepatan dengan HUT PWI ke-55 pada hari ini, PWI-Reformasi menyerukan agar pada hari jadinya ini PWI bertaubat dan meminta maaf kepada masyarakat pers Indonesia. Pasalnya, selama ini PWI telah berkhianat terhadap khittah-nya sendiri ketika organisasi tersebut didirikan sebagai organisasi perjuangan yang independen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.