Selasa, 20 November 2018

Inilah Kepengurusan Partai Golkar 2009-2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Pekanbaru - Formatur yang mewakili Indonesia Timur, Ridwan Bae, mengumumkan jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar 2009-2014. Dalam Kepengurusan DPP telah ditetapkan perubahan dua Wakil Ketua Umum dan penggantian nama Dewan Penasihat menjadi Dewan Pertimbangan.

    "Untuk penyusunan Dewan Pertimbangan menunggu dua minggu," kata Ridwan saat membacakan susunan kepengurusan di Hotel Labersa, Kamis (8/10).

    Dalam kepengurusan baru, Ketua Dewan Pertimbangan dipegang Akbar Tanjung, Wakil Ketua Umum Agung Laksono dan Theo L Sambuaga. Sedangkan, Ketua Hafiz Zawawi, Mahyuddin, Rusli Zainal, Priyo Budi, Fuad Mansyur, Hajrianto Tohari, Rizal Malarangeng, Ade Komaruddin, Muladi, Firman Subagyo, Ratu Atut, Yorris Raweway, Ponco Sutowo, Nurdin Halid.

    Sekretaris Jenderal Idrus Marham dengan Wakil Sekretaris Jenderal Ricky Rahmadi, Harry azhar Aziz, Titiek Soeharto, Muhidin, Mujib Rahmat, Nurul arifin, Happy Bone, I Made, Oktaviano, Leo Nababan dan Rungkono.

    Sedangkan Bendahara Umum Setyo Novianto, dengan Wakil Bendahara Erwin Aksa, Airlanga HArtanto, Hariyana Tambunan, Soeharini, Trihanurita, Moestokoweni, Bambang atmoko, Rahman Akil, Bobby Suhardiman.

    Dalam kesempatan ini Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie meminta persetujuan pengurus. "Bersediakah bekerja sama dan kerja keras dalam kepengurusan," katanya. Hal ini dijawab kesediaan oleh seluruh pengurus. Panji-panji diserahkan Ketua Panitia Munas, Fadel Muhammad kepada pengurus baru.

    Dalam pemilihan Ketua Umum di Musyawarah Nasional VIII Partai Golkar, Kamis dini hari, Aburizal menyisihkan Surya Paloh, Hutomo Mandala Putra, dan Yuddy Chrisnandi. Aburizal yang telah ditetapkan Ketua Umum terpilih mendapatkan dukungan 269 suara dan Surya Paloh dengan 240 suara. Hutomo alias Tommy dan Yuddy tidak mendapatkan suara.

    EKO ARI WIBOWO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.