Selasa, 20 Februari 2018

Sidiq Muin Mengaku Menerima Rp 2,9 Miliar

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 18 Juli 2003 15:36 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:KH Abdullah Sidiq Muin mengaku menerima uang dari Dodi Sumadi sebesar Rp 2,9 miliar. Soepriyadi, penasehat hukum Sidiq Muin, tidak menjelaskan mengapa berbeda dengan pengakuan Dodi, Minggu (27/1), yang besarnya Rp 800 juta. Soepriyadi mengatakan kliennya menerima uang, “dalam bentuk dolar sebesar US$ 350 ribu, dengan kurs Rp 7.900 per dolar, jadinya sekitar Rp 2,9 miliar.” Ia mengatakan keterangan ini berbeda karena “kemajuan penyelidikan” tanpa menjelaskan apa yang dimaksud. Ia menolak menyebut kliennya berbohong. Jumlah ini berbeda dengan ucapan Dodi, yang sebelumnya menyatakan Sidiq Muin mengaku menerima Rp 5 miliar. Menurut Soepriyadi, ucapan Dodi tidak tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan, sehingga tidak bisa dijadikan pegangan. “Yang benar, menurut keterangan yang saya dengar, US$ 350 ribu ditukarkan menjadi Rp 2,9 miliar. Ini dari BAP bukan kata siapa-siapa,” katanya. Soepriyadi mengatakan uang tersebut, seperti yang dikatakan Tommy Soeharto kepada kliennya, adalah sebagai bantuan untuk pesantren At Tauhid milik Kiai Sidiq di Kediri. “Begitu menerima dari Dodi, kerena merasa tidak enak maka Kiai Sidiq menanyakan kepada Tommy uang itu untuk apa,” kata Soepriyadi. “Lalu dijawab Tommy, untuk membantu memperbaiki pondok pesantren milik Kiai Sidiq.” Uangnya sendiri, tambah Soepriyadi, sudah habis untuk memperbaiki pesantren. Mengenai waktu pemberian uang, Soepriyadi mengatakan bahwa uang diterima kliennya pada tanggal 19 Oktober 2000, di Hotel Danau Sunter, sepulang dari rumah Tommy di Jl. Cendana No 12. “Uang itu sendiri masih dalam bentuk dolar dan ditukarkan di BCA Kediri,” ungkapnya. KH Sidiq sendiri, saat dibawa dari ruang pemeriksaan di Sat Serse Ekonomi, hanya diam. Ia tidak mau memberikan komentar sedikit pun kepada wartawan yang bertanya. Saat itu, Kiai Sidiq mengenakan baju tahanan warna biru dengan nomor 067, celana pendek warna coklat, peci hitam dan berkaca mata, serta tangan diborgol. (Sam Cahyadi-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.