Mega Belum Merespons Soal Perlunya Juru Bicara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Meski sering diusulkan, Presiden Megawati Soekarnoputri belum merespons wacana adanya juru bicara, terutama untuk keterangan ke media massa. Sejauh ini, belum ada keputusan mengenai itu, ujar Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Pramono Anung, usai rapat rutin partai, di kantor Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (28/1). Seperti diketahui, perlunya juru bicara bagi Mega mencuat kembali, menyusul pidato Ketua Umum PDI Perjuangan itu yang mengritik pemberitaan media massa, pekan lalu. Salah satu usulan tentang perlunya juru bicara datang dari praktisi dan pengamat media, Ishadi SK. Keberadaan juru bicara akan membuka komunikasi yang jelas, katanya. Mengenai kritiknya terhadap media, Mega beralasan tidak semua pemberitaan media bersifat adil. Sebab itu, wajar jika media pun juga harus dikritik. Kalau saya mau dikritik, kenapa pers tidak mau kita kritik? Kan yang saya lontarkan baru sebatas kritik saja, kata Sekjen PDIP Soetjipto, menirukan ucapan Mega, di Lenteng Agung. Soetjipto menambahkan, seharusnya ada pengontrolan sesama media dalam pemberitaan. Mengenai istilah bahasa yang dipakai misalnya, banyak yang dinilai tidak mendidik masyarakat. Sekadar contoh, ada berita yang secara langsung menyebut Presiden Goblok. Apa memang seperti itu bahasa pers kita? tanyanya. Mengenai komunikasi partai, pengurus pusat partai tersebut akan merutinkan agenda pidato Mega setiap dua kali dalam sebulan. Seperti pekan lalu, Mega dan Soetjipto akan menyampaikan pidato pada acara open house di kediaman pribadi Mega, di Jl. Kebagusan, Jakarta Selatan. Ini juga untuk menjawab kritik ke DPP bahwa Ketua Umum setelah jadi Presiden seolah-olah menutup diri dari rakyat yang mendukung, kata Soetjipto. (Dede Ariwibowo - Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.