FBI Ingin Tim Investigasi TNI-Polri Kasus Timika Obyektif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kedatangan Polisi Federal Amerika Serikat (FBI) ke Indonesia untuk melihat keobyektifan tim investigasi Polri dan TNI dalam menuntaskan kasus Timika. Demikian diungkap Sekretaris Menko Polkam, Mayjen TNI (Purn) Sudi Silalahi, kepada wartawan, usia menerima tim FBI, di kantornya, Senin, (27/1). Yang diinginkan FBI adalah hal-hal objektif, yakni obyektif terhadap apa yang selama ini ditemukan Polri dan TNI. Apa yang ingin mereka ketahui akan dicek dengan metode mereka sendiri, kata Sudi, mengenai kedatangan tim FBI yang menemui Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono. Tim FBI terdiri dari Edward Montoth, Brad Deardorff, dan Jerrold Bamel. Mereka didampingin Jake Wohlman, Elaine Samson, dan Stephen D. Mull dari Kedubes AS dan staf reguler. Sudi menegaskan, keikutsertaan FBI dalam menuntaskan Timika hanya akan memberikan bantuan yang proporsional terhadap investigasi oleh tim gabungan TNI/Polri. Jadi, FBI tidak akan mencampuri masalah operasional atau mengintervensi investigasi yang dilakukan tim gabungan TNI/Polri. "Jadi, semua yang akan dilaksanakan merupakan bantuan dalam soal teknis investigasi, bukan untuk mencampuri investigasi di lapangan. Dan, ini yang lebih tahu tentu dari TNI, Polri, dan FBI sendiri," kata Sudi. Ditambahkan, tim FBI memang ke lapangan, tapi mereka tidak mencampuri investigasi yang dilakukan oleh TNI dan Polri. Cuma, Sudi enggan menjelaskan tentang cara dan bentuk kerja tim FBI ini. Itu soal teknis. Apakah mereka punya akses ke saksi-saksi dan bukti-bukti, itu merupakan bagian dari koordinasi di lapangan, katanya. Ketika ditanya apakah hasil tim investigasi yang dilakukan TNI, Polri, dan FBI nantinya akan diakui oleh pemerintah Indonesia, Sudi menjawab diplomatis, Nanti kita lihat, tetapi kita berharap itu yang akan kita akui bersama. Sama-sama apapun hasilnya. Mengenai kapan keberangkatan tim FBI ke Timika, Sudi mempersilakan wartawan menanyakannya ke kepolisian. (Bernarda Rurit-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.