Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa Sebab Aceng Fikri Gagal Maju di Pilkada Garut? Berikut Profil dan Kontroversinya

image-gnews
Bupati Garut Aceng H.M Fikri tiba di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, (25/2). Aceng Fikri menerima surat keputusan Presiden RI tentang pengesahan pemberhentian dirinya dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. TEMPO/Prima Mulia
Bupati Garut Aceng H.M Fikri tiba di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, (25/2). Aceng Fikri menerima surat keputusan Presiden RI tentang pengesahan pemberhentian dirinya dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. TEMPO/Prima Mulia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Garut periode 2009-2014, Aceng Fikri yang dahulu berpasangan dengan aktor Dicky Chandra, kini kembali mencalonkan diri dalam Pilkada 2024 melalui jalur independen, setelah mendaftar di KPUD Garut.

Aceng Fikri menyatakan bahwa dengan menyerahkan dokumen syarat dukungan ke KPU, ia menunjukkan niatnya untuk kembali berkompetisi dalam Pilkada 2024. "Bukti syarat dukungan yang kami serahkan sebanyak lebih dari 140 ribu atau lebih dari 50,1 persen dari batas dukungan minimal yang dipersyaratkan," katanya di KPU Garut, Minggu malam, 12 Mei 2024.

Aceng Fikri mengungkapkan bahwa ada dorongan dan dukungan dari masyarakat untuk maju bersama Dudi Darmawan dalam Pilkada 2024. "Niatan saya maju kembali di Pilkada 2024 ini karena masih banyak yang belum selesai saat saya menjabat bupati dulu, dan masyarakat masih berkehendak untuk saya maju kembali, jadi perjuangan belum selesai dan tertunda pada waktu itu," ujarnya.

Namun keinginan Aceng Fikri tampaknya harus tertunda. Dikutip dari Antaranews, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan tiga pasangan bakal calon bupati/wakil bupati dari jalur perseorangan berdasarkan hasil pemeriksaan tidak memenuhi syarat jumlah minimal dukungan, sehingga dipastikan pilkada 2024 di daerah itu tidak ada dari calon independen.

"Status dari bakal calon yang datang, dikembalikan karena tidak memenuhi syarat minimum, walaupun memang secara sebaran itu memenuhi, tapi setelah dihitung, itu batas minimumnya, belum memenuhi ketiganya," kata anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Garut Dedi Rosadi kepada wartawan di Garut, Selasa, 24 Mei 2024.

Menurut Dedi, sesuai aturan yang berlaku pasangan calon dari jalur perseorangan pada pilkada Garut harus menyerahkan syarat minimal sebanyak 129.939 dukungan tersebar di 22 dari 42 kecamatan.

Namun hasil pemeriksaan berkas perseorangan itu, Agis Muchyidin-Salman Alparisi sebanyak 109.275 dukungan, lalu Aceng HM Fikri-Dudi Darmawan 98.292 dukungan, dan Agus Supriadi berdasarkan data yang masuk ke sistem pencalonan hanya satu dukungan.

Aceng Fikri tak terima sehingga ia berniat mengajukan sengketa proses Pilkada Garut ke Bawaslu Kabupaten Garut. 

Profil Aceng Fikri

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Aceng Fikri lahir pada 5 September 1968 di Garut, Jawa Barat. Ia memulai karier politiknya dari bawah, berawal dari jabatan di tingkat desa hingga akhirnya berhasil meraih posisi tertinggi di pemerintahan Kabupaten Garut. Pendidikan formal Aceng tidak setinggi para politikus lain, namun ia dikenal memiliki karisma dan kemampuan berpolitik yang mumpuni.

Aceng Fikri mulai dikenal publik saat ia terpilih sebagai Bupati Garut pada 2009. Sebagai bupati, Aceng membawa beberapa perubahan signifikan di Garut, terutama dalam bidang infrastruktur dan pelayanan publik. Pada masa awal kepemimpinannya, ia banyak mendapat pujian atas upayanya meningkatkan kualitas jalan dan fasilitas umum di kabupaten tersebut. Selain itu, program-program kesejahteraan masyarakat yang ia gulirkan cukup berhasil meningkatkan taraf hidup sebagian warga Garut.

Namun, masa jabatannya tidak lepas dari kontroversi dan kritik. Kebijakannya sering dianggap tidak konsisten dan beberapa proyek infrastruktur dilaporkan mengalami pembengkakan biaya yang tidak wajar. Meski demikian, Aceng tetap populer di kalangan masyarakat pedesaan yang merasakan langsung dampak positif dari beberapa programnya.

Kasus Pemakzulan

Karier politik Aceng Fikri mencapai titik nadir pada akhir 2012 ketika ia terlibat dalam skandal pernikahan singkat. Kasus ini bermula dari pernikahannya dengan seorang gadis berusia 17 tahun yang hanya berlangsung selama empat hari. Skandal ini mencuat ke publik dan memicu kemarahan luas. Banyak yang mengecam tindakan Aceng sebagai tidak bermoral dan merusak citra pejabat publik.

Kasus ini berujung pada pemakzulan Aceng oleh DPRD Garut pada 2013. Proses pemakzulan tersebut dilakukan setelah melalui serangkaian sidang dan tekanan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan tokoh agama. Alasan pemakzulan tidak hanya terbatas pada skandal pernikahan singkat, tetapi juga mencakup dugaan penyalahgunaan wewenang dan kebijakan yang tidak transparan.

ANGELINA TIARA PUSPITALOVA I  SIGIT ZULMUNIR  I  YANDI M

Pilihan Editor: Pernah Dimakzulkan dari Bupati, Aceng Fikri Siap Maju Lagi di Pilkada Garut

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

PDIP-PKB Yakin Menang Lawan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim, Singgung Perolehan Suara dan Elektabilitas

33 menit lalu

Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (kanan) seusai menerima surat rekomendasi PKS untuk Pilkada Jawa Timur di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan rekomendasi dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jawa Timur 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
PDIP-PKB Yakin Menang Lawan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim, Singgung Perolehan Suara dan Elektabilitas

PDIP menjajaki koalisi dengan PKB untuk mengusung Risma dan Marzuki Mustamar dalam menghadapi duet Khofifah-Emil Dardak yang diusung koalisi besar.


Alam 'Mbah Dukun' Maju Pilkada Kota Banjar, Tambah Deretan Selebritas di Pilkada 2024

1 jam lalu

Alam Mbah Dukun. Instagram
Alam 'Mbah Dukun' Maju Pilkada Kota Banjar, Tambah Deretan Selebritas di Pilkada 2024

Penyanyi dangdut Alam 'Mbah Dukun' maju dalam Pilkada Kota Banjar sebagai calon independen. Ini menambah panjang deretan selebritas maju Pilkada 2024.


Kata Rano Karno Soal Kesiapannya Diusung PDIP di Pilkada 2024

11 jam lalu

Rano Karno saat memberikan keterangan terkait perkembangan Pilkada serentak 2024 disela kegiatan bersama seniman di Festival Cisadane Tangerang Selasa. ANTARA/Irfan
Kata Rano Karno Soal Kesiapannya Diusung PDIP di Pilkada 2024

Rano Karno mengaku masih menunggu keputusan final dari DPP PDIP.


Cak Imin Akui Telah Bertemu Utusan Megawati Bahas Koalisi di Pilkada

1 hari lalu

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-26 sekaligus pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa, 23 Juli 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Cak Imin Akui Telah Bertemu Utusan Megawati Bahas Koalisi di Pilkada

Cak Imin membenarkan telah bertemu dengan utusan Megawati membahas koalisi di sejumlah pilkada.


Jelang Pilkada, Lembaga Pendidikan Diminta Tak Terseret Arus Kontes Politik

1 hari lalu

Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan di jalan raya Ciputat, Tangerang Selatan dimasa tenang pencoblosan, Senin 7 Desember 2020. Sejumlah alat peraga kampanye Pilkada 2020 Kota Tangerang Selatan masih terpantau terpasang di beberapa titik dimana KPU menetapkan jadwal masa kampanye pada 26 September hingga 5 Desember 2020. Tempo/Nurdiansah
Jelang Pilkada, Lembaga Pendidikan Diminta Tak Terseret Arus Kontes Politik

Lembaga pendidikan diwanti-wanti tetap kritis menjelang Pilkada serentak pada tahun ini.


Megawati Utus Kader PDIP Temui PKB Bahas Pilkada Jakarta dan Sejumlah Provinsi

1 hari lalu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu 20 Juli 2024. ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
Megawati Utus Kader PDIP Temui PKB Bahas Pilkada Jakarta dan Sejumlah Provinsi

PDIP buka peluang berkoalisi PKB pada pilkada di banyak daerah termasuk Pilkada Jakarta. Megawati utus kadernya temui PKB.


Prabowo Beri Rekomendasi Jadi Bakal Calon Bupati Bogor, Wasekjen Gerindra Respons Begini

1 hari lalu

Bakal Calon Bupati Bogor dari Partai Gerindra Rudy Susmanto di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (22/7/2024). (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Prabowo Beri Rekomendasi Jadi Bakal Calon Bupati Bogor, Wasekjen Gerindra Respons Begini

Prabowo memberi rekomendasi ke Wasekjen Gerindra Rudy Susmanto sebagai bakal calon Bupati Bogor. Apa respons Rudy?


Terkini: Beda BPOM dan SGS Mengenai Pengawet Roti Aoka dan Okko, Tiket Pesawat akan Turun sebelum Jokowi Diganti Prabowo

1 hari lalu

Roti Okko dan Aoka (rotiokko.com/ ptindonesiabakeryfamily.com)
Terkini: Beda BPOM dan SGS Mengenai Pengawet Roti Aoka dan Okko, Tiket Pesawat akan Turun sebelum Jokowi Diganti Prabowo

Berita terkini: BPOM dan SGS beda pendapat mengenai dugaan pengawet kosmetik di roti Aoka dan Okko. Tiket pesawat akan turun sebelum Jokowi diganti Pr


Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak

1 hari lalu

Ilustrasi pembelian Sembako. TEMPO/Subekti.
Pasokan dan Harga Sembako Berpotensi Naik saat Pilkada Serentak

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengantisipasi permintaan pasokan dan harga sembako yang berpotensi mengalami lonjakan saat Pilkada.


Cara Cek TPS Pilkada 2024 Online dan Daftar sebagai Pemilih

2 hari lalu

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) meihat calon yang akan dipilih saat pemungutan suara ulang (PSU) di TPS khusus Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Muaro Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 13 Juli 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat melaksanakan PSU untuk calon anggota DPD RI di provinsi itu berdasarkan keputusan Mahkamah Konsititusi (MK) dengan jumlah DPT sebanyak 4.088.606 orang. ANTARA/Iggoy el Fitra
Cara Cek TPS Pilkada 2024 Online dan Daftar sebagai Pemilih

Cara cek TPS Pilkada 2024 bisa melalui situs Cek DPT Online KPU. Ketahui juga cara mendaftarkan diri sebagai pemilih secara online.