Kyai Nur Belum Menerima Surat Panggilan Polda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:KH. Nur Iskandar mengaku belum menerima surat panggilan dari Polda Metro Jaya sehubungan dengan kasus penipuan dan penggelapan dana Rp 15 miliar dari Tommy Soeharto. ”Belum, saya belum terima surat panggilan itu,” ujanya saat dihubungi melalui saluran telepon di Jakarta, Sabtu (26/1). Nur Iskandar mengatakan bersedia memberikan keterangan mengenai dana yang diserahkan Tommy untuk meminta grasi dari Presiden Abdurrahman Wahid menyusul putusan MA yang mengganjarnya 18 bulan dalam perkara tukar guling Bulog-Goro Batara. “Sejak dulu saya sudah siap memberi keterangan,” tegas pengasuh Pondok Pesantren As-Shidiqiah Jakarta itu. Namun untuk memanggil dan memrosesnya secara hukum, kata Nur Iskandar, pihak kepolisian, harus mendapat persetujuan Presiden Megawati Sukarnoputeri karena statusnya sebagai anggota DPR/MPR.Jika kelak ia dipanggil polisi, Nur akan berusaha memberikan keterangan yang sejelasnya pada kepolisian.”Akan saya jelaskan pertemuan Borobudur,” janjinya. Nur Iskandar mengaku tidak menerima dan mengetahui ke mana uang milik Tommy sebesar Rp 15 miliar tersebut dilarikan. Ia menegaskan sama sekali tidak terkait dengan kasus tersebut. (Hilman Hilmansyah – Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.