Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Instagram BEM Universitas Udayana Diretas Usai Kritik Dinasti Politik Jokowi, BEM Lain Pernah Mengalami

image-gnews
Serangan digital terjadi setiap masyarakat sipil dan mahasiswa mengkritik kebijakan pemerintah
Serangan digital terjadi setiap masyarakat sipil dan mahasiswa mengkritik kebijakan pemerintah
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Akun Instagram Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Universitas Udayana (Unud)  mengalami peretasan pada Selasa dini hari, 17 Oktober 2023. Sekitar pukul 02.00 WITA, seluruh perangkat seluler yang terhubung ke akun @bem_udayana kehilangan akses masuk. Akun tersebut, yang memiliki 51 ribu pengikut, tiba-tiba logout dari semua perangkat yang sebelumnya terhubung.

Peretasan ini diduga terkait dengan unggahan terbaru BEM Universitas Udayana. Pada Senin, 16 Oktober 2023, mereka membagikan unggahan berjudul "Politik Sayang Anak Ala Jokowi" melalui Instagram sebagai respons terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai batasan usia calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) dalam pemilihan 2024.

BEM Udayana menganggap MK telah melakukan "prank" dengan keputusannya, yang awalnya menolak pengajuan serupa dari beberapa pihak. Namun, MK justru mengabulkan gugatan seorang mahasiswa UNS yang mengusulkan perubahan batas usia minimal menjadi 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah.

BEM Udayana merasa bahwa putusan MK ini merupakan pelanggaran terhadap demokrasi dan melanggengkan dinasti politik dengan  membuka peluang bagi Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, untuk menjadi cawapres dalam pemilu 2024.

BEM UI

Peretasan juga terjadi setelah akun Instagram BEM UI memposting konten berjudul "Jokowi King of Lip Service" yang memicu perdebatan. Tak hanya sekali, dalam unggahan di Instagram BEM UI yang menyebut Jokowi milik Parpol pada Mei 2023 pun berujung peretasan.

Dalam postingan tersebut, BEM UI mengungkapkan bahwa sebagai Presiden, Jokowi tidak menjaga netralitasnya karena sering kali menyatakan dukungan kepada beberapa calon presiden potensial. BEM UI juga menyoroti penggunaan fasilitas negara oleh Jokowi untuk kepentingan partai politik.

Namun, sebagai seorang pemimpin yang dipilih oleh rakyat, menurut BEM UI, Jokowi seharusnya memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat dan memanfaatkan semua fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan pelayanan kepada rakyat, bukan untuk kepentingan partai politik.

BEM Unnes

Pada 7 Juli 2021, unggahan akun Instagram BEM KM Unnes tentang kritik Ma'ruf Amin sebagai King of Silent dan Puan Maharani sebagai Queen of Ghosting hilang.

Presiden Mahasiswa BEM KM Unnes, Wahyu Suryono Pratama menginformasikan bahwa semua unggahan di akun Instagram tersebut menghilang pada pukul 16.00 WIB. Rusyanto selaku pembina BEM Unnes kemudian mengingatkan Wahyu untuk berhati-hati dalam bermedia sosial.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rektor Unnes, Fathur Rokhman juga berkomunikasi dengan Wahyu dan meminta agar unggahan tersebut dihapus. Fathur menyatakan bahwa unggahan tersebut dianggap menghina dan melecehkan agama, dan sebagai Rektor, ia meminta kepada Ketua BEM Unnes untuk menurunkannya serta menggantinya dengan unggahan yang bersifat edukatif sesuai dengan pesannya.

Wahyu menganggap bahwa respons dari para petinggi kampus terhadap kritik tersebut terlalu berlebihan. Baginya, BEM Unnes memiliki hak kebebasan berekspresi dan akademik yang dilindungi oleh undang-undang, dan kritik adalah hal yang wajar dalam konteks negara demokrasi.

Dosen UGM Diteror

Zainal Arifin Mochtar, Ahli Hukum Tata Negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengalami ancaman setelah secara vokal menentang revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK). Ia menceritakan bahwa dalam beberapa hari, ia telah menerima ratusan panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pada sebuah diskusi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada tanggal 11 September 2019, Zainal mengungkapkan bahwa telepon-telpon tersebut semakin mengganggunya, termasuk panggilan dari Inggris dan negara-negara lain. Meskipun begitu, ia memutuskan untuk tidak mengangkat panggilan tersebut karena merasa ada potensi bahaya.

Selain Zainal, beberapa akademisi lain juga mengalami ancaman serupa. Paling tidak, 10 akademisi yang memiliki sikap menolak revisi UU KPK menghadapi teror dari nomor yang tidak dikenal. Di antara mereka adalah Bivitri Susanti, seorang pakar hukum tata negara, dan Rimawan Pradiptyo, seorang dosen di UGM.

Bahkan, akun WhatsApp Rimawan diretas oleh pihak yang tidak dikenal, yang kemudian menyebar konten yang mendukung revisi UU KPK melalui akunnya. Semua akademisi yang menjadi target ancaman tersebut memiliki pandangan yang sama, yaitu menentang revisi UU KPK, dan Rimawan Pradiptyo adalah penggagas dari pernyataan sikap yang mendapat dukungan hampir dua ribu dosen dari 33 kampus yang menolak rencana revisi UU KPK.

PUTRI SAFIRA PITALOKA  | ANNISA FEBIOLA  I  M JULNIS FIRMANSYAH  I  NAUFAL RIDHWAN  I  JAMAL AL NASHR  I  M ROOSENO AJI

Pilihan Editor: Akun Instagram BEM Unud Diretas Usai Unggah Konten Dinasti Politik Jokowi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Pakar Pertanyakan Keamanan Data Masyarakat Pascaperetasan Pusat Data Nasional

11 jam lalu

Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) melakukan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli 2024. Dalam aksinya mereka menuntut Menkominfo Budi Arie untuk mundur dari jabatannya menyusul jebolnya Pusat Data Nasional Sementara (PDNS), mengakhiri pembatasan dan pemblokiran informasi, serta represi digital lainnya terkait pelanggaran hak asasi manusia di Papua, dan membahas kembali RUU KKS (Keamanan dan Ketahanan Siber) dengan menjamin pelibatan secara bermakna masyarakat sipil. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Pakar Pertanyakan Keamanan Data Masyarakat Pascaperetasan Pusat Data Nasional

Pakar mempertanyakan keamanan data masyarakat pascaperetasan Pusat Data Nasional Sementara.


Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

12 jam lalu

Menteri Pertahanan sekaligus Calon Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, 18 Maret 2024. Foto: Tim Media Prabowo
Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

Proses pembangunan di IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terus menjadi sorotan menjelang upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.


Mengenal Hash Password, Metode Mengamankan Password dengan Karakter Unik

15 jam lalu

Ilustrasi Password. Kredit: the Register
Mengenal Hash Password, Metode Mengamankan Password dengan Karakter Unik

Hash password adalah metode mengamankan password dengan mengubahnya menjadi serangkaian karakter unik yang tidak dapat dibalikkan.


Prabowo Disebut Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran, Apa Alasannya?

16 jam lalu

Pembangunan IKN Belum Rampung, Jokowi: Keppres Melihat Situasi Lapangan
Prabowo Disebut Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran, Apa Alasannya?

Pembangunan IKN menghadapi sejumlah masalah. Prabowo disebut serahkan proyek IKN ke Gibran. Apa alasannya?


Kajian BEM UGM: 54 Persen Mahasiswa Raih UKT Tertinggi, Hanya 7,5 Persen Kelompok 1 dan 2

17 jam lalu

Ilustrasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Shutterstock
Kajian BEM UGM: 54 Persen Mahasiswa Raih UKT Tertinggi, Hanya 7,5 Persen Kelompok 1 dan 2

Ketua BEM KM UGM Nugroho Prasetyo Aditama mengatakan citra UGM sebagai kampus kerakyatan perlu dipertanyakan.


Ini Beasiswa untuk Mahasiswa Baru UGM yang Masih Buka Pendaftaran Juli 2024

1 hari lalu

Ilustrasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Shutterstock
Ini Beasiswa untuk Mahasiswa Baru UGM yang Masih Buka Pendaftaran Juli 2024

Beasiswa untuk mahasiswa baru UGM jenjang D4 dan S1 angkatan 2024


Dirjen Dikti Klaim Data PDDikti Aman dari Peretasan PDNS 2

1 hari lalu

Peretas Akan Rilis Kunci Dekripsi Akses PDNS. (X/Brain Cipher)
Dirjen Dikti Klaim Data PDDikti Aman dari Peretasan PDNS 2

Layanan PDDikti tidak terganggu akibat peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.


Polres Jakarta Barat Bongkar Sindikat Judi Online dengan Modus Meretas Situs Pemerintah dan Kampus

1 hari lalu

Polisi gerebek markas judi online di apartemen wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Tujuh orang ditangkap dalam kasus ini beserta sejumlah alat elektronik disita. Sumber: Humas Polres Metro Jakarta Barat
Polres Jakarta Barat Bongkar Sindikat Judi Online dengan Modus Meretas Situs Pemerintah dan Kampus

Polres Jakarta Barat membongkar sindikat yang mengubah ratusan situs pemerintahan dan kampu menjadi situs judi online.


TNI Ingin Rekrutmen Prajurit Siber Dilakukan dalam Waktu Dekat

1 hari lalu

Ilustrasi TNI. ANTARA
TNI Ingin Rekrutmen Prajurit Siber Dilakukan dalam Waktu Dekat

Rencana pembukaan rekrutmen prajurit siber TNI ini menyusul terjadinya peretasan data BAIS.


Kapuspen Jelaskan Mekanisme Rekrutmen Prajurit Siber TNI

1 hari lalu

Kapuspen TNI Mayjend Nugraha Gumilar (kedua dari kiri), Panglima Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayjend Izak Pangemanan (ketiga dari kiri), Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi (paling kanan) dalam konferensi pers video viral penganiayaan warga Papua oleh anggota TNI di Subden Mabes TNI, Jakarta Pusat, pada Senin, 25 Maret 2024. Tempo/Yohanes Maharso
Kapuspen Jelaskan Mekanisme Rekrutmen Prajurit Siber TNI

Kapuspen TNI, Mayor Jenderal Nugraha Gumilar membeberkan rencana mekanisme rekrutmen anggota satuan siber itu.