Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Fikih Peradaban Gagasan Ketua Umum PBNU Dinilai Bisa Jadi Kunci Reformasi Agama di Indonesia

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (tengah) didampingi Ketua PBNU Amin Said Husni (kiri) dan Wasekjen Rahmat Hidayat Pulungan (kanan) memberikan keterangan pers peluncuran Mars Satu Abad NU di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat 6 Januari 2023. PBNU secara resmi meluncurkan Mars Satu Abad NU yang berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban dengan lirik diciptakan oleh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan aransemen musik oleh Tohpati. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (tengah) didampingi Ketua PBNU Amin Said Husni (kiri) dan Wasekjen Rahmat Hidayat Pulungan (kanan) memberikan keterangan pers peluncuran Mars Satu Abad NU di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat 6 Januari 2023. PBNU secara resmi meluncurkan Mars Satu Abad NU yang berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban dengan lirik diciptakan oleh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan aransemen musik oleh Tohpati. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga guru besar lintas kampus dan lembaga memberikan pendapat mengenai gagasan fikih peradaban yang digelontorkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Para peneliti itu mempunya pendapat berbeda, namun sama-sama mendukung gagasan Fikih Peradaban tersebut.

Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Islam Internasional Indonesia Noorhaidi Hasan menilai gagasan tersebut perlu didukung. Dia berpendapat gagasan itu dapat menjadi kunci dari reformasi agama di Indonesia maupun global. “Indonesia bisa menjadi kiblat dunia pengkajian Islam dengan menawarkan pemikiran segar yang kontributif bagi dunia,” kata dia dalam Seminar Nasional bertema ‘Prospek dan Tantangan Fiqih Peradaban sebagai Solusi Krisis Tata Dunia Global’, di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Senin, 27 Maret 2023.

Dia menilai gagasan itu sudah kuat secara epistemologi. Meski demikian, kata dia, gagasan itu perlu diperkuat dari sisi metodologi. Pemantapan pada sisi metodologi itu, kata dia, perlu agar gagasan ini bisa diterapkan secara internasional. “Kalau bisa penekanan lebih jauh secara metodologis menjadi satu model yang akan diperhitungkan di seluruh dunia internasional,” kata dia.

Fikih peradaban adalah gagasan yang berisi tentang rumusan pemikiran mengenai sah tidaknya Piagam PBB menurut syariat Islam, baik di negara yang dipimpin oleh presiden muslim maupun non-muslim. Berdasarkan kajian Gus Yahya di Fikih Peradaban, piagam itu dianggap sah sebab piagam tersebut punya tujuan untuk mewujudkan perdamaian. Piagam tersebut tetap sah walaupun diteken oleh pimpinan negara yang tidak beragama Islam. Fikih Peradaban ini sempat menjadi agenda utama dalam perhelatan Satu Abad Nahdlatul Ulama dalam Muktamar Internasional Fikih Peradaban I.

Guru Besar Universitas Pelita Harapan Aleksius Jemadu menilai Fikih Peradaban menjadi upaya NU sebagai organisasi untuk berperan dalam hubungan internasional. Dia mendukung upaya NU untuk memperluas pengaruh pemahanan ini ke dunia internasional. “Kita perlu mendukung gagasan strategis ini,” kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kendati demikian, Aleksius punya kritik terhadap gagasan ini. Dia berpendapat peran yang diambil NU dalam gagasan itu baru sebatas mengamankan kontrol negara atas agama. Ketika peran agama dianggap mengganggu, negara langsung melabeli negative atau mengancam stabilitas politik.

Setali tiga uang, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengapresiasi gagasan Gus Yahya. Menurut dia, gagasan itu sejalan dengan amanat konstitusi. Dia mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin teladan yang transparan dan tidak transaksional. “Perlu kesamaan langkah, semangat, soliditas, dan sinergi yang kuat,” kata dia.

Pilihan Editor: PBNU Berharap Polri Bisa Jaga Tingkat Kepercayaan Publik dengan Kerja Nyata

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Gus Yahya: Pemilu 2024 Cuma Prosedur, Bukan Perang Badar

16 jam lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1444 H. Foto: PBNU
Gus Yahya: Pemilu 2024 Cuma Prosedur, Bukan Perang Badar

Ketua Umum PBNU Gus Yahya mengatakan Pemilu 2024 hanya prosedur, bukan jihad fi sabilillah. Ini cuma prosedur untuk tentukan pejabat pemerintah.


PBNU Minta Tak Ada Antagonisme Antarpendukung Capres di Pemilu 2024: Ini Cuma Prosedur, Bukan soal Hidup atau Mati

18 jam lalu

Presiden Joko Widodo dan beberapa anggota kabinet serta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan pengurus lainnya di acara Festival Tradisi Islam Nusantara dalam rangka Harlah Satu Abad NU di Banyuwangi, Senin malam, 9 Januari 2023. Foto: Istimewa
PBNU Minta Tak Ada Antagonisme Antarpendukung Capres di Pemilu 2024: Ini Cuma Prosedur, Bukan soal Hidup atau Mati

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengimbau agar seluruh rakyat tidak perlu meneruskan antagonisme antarpendukung capres pada Pemilu 2024


Gus Yahya Tegaskan NU Netral di Pemilu 2024, Persilakan jika Parpol Usung Kader

18 jam lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf (kanan) saat ditemui usai menjenguk D di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan, korban masih dirawat usai dianiaya Mario Dandy Satriyo, Minggu, 26 Februari 2023. Tempo/M. Faiz Zaki
Gus Yahya Tegaskan NU Netral di Pemilu 2024, Persilakan jika Parpol Usung Kader

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan independensi dan netralitas NU dalam pemilu 2024 dan tak pernah berubah sejak awal pembentukannya


Ketum PBNU Gus Yahya Tak Permasalahkan Jokowi Cawe-cawe Politik: untuk Jaga Stabilitas

18 jam lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1444 H. Foto: PBNU
Ketum PBNU Gus Yahya Tak Permasalahkan Jokowi Cawe-cawe Politik: untuk Jaga Stabilitas

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut Jokowi cawe-cawe politik merupakan hal wajar untuk memelihara stabilitas.


Cerita Nila Raih Beasiswa ke Maroko, Ini Tipsnya

4 hari lalu

Nila Maghfuroti, penerima beasiswa PBNU-Maroko tahun 2022. Foto: Dok Pribadi
Cerita Nila Raih Beasiswa ke Maroko, Ini Tipsnya

Nila Maghfuroti merupakan satu dari 30 penerima beasiswa ke Maroko pada 2022-2023.


Makna Logo PKB, Apa Arti 9 Bintang dan Peta Indonesia?

5 hari lalu

Logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Makna Logo PKB, Apa Arti 9 Bintang dan Peta Indonesia?

Ini makna logo Partai Kebangkitan Bangsa termasuk arti 9 bintang di dalamnya. Pernahkan logo PKB ini berubah?


Sempat Enggan, Ini Alasan Gus Dur Dirikan PKB Nomor Urut 1 di Pemilu 2024

6 hari lalu

Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. dok. TEMPO
Sempat Enggan, Ini Alasan Gus Dur Dirikan PKB Nomor Urut 1 di Pemilu 2024

Gus Dur awalnya enggan mendirikan PKB, yang sekarang nomor urut 1 di Pemilu 2024. Lantas apa alasan Gus Dur akhirnya menyetujui partai tersebut?


Peserta Pemilu 2024: PKB Nomor Urut 01, Tak Bisa Lepas dari Peran Gus Dur

7 hari lalu

Ketua Umum Dewan Syura DPP PKB Abdurrahman Wahid memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Jakarta, (18/01). Gus Dur menyatakn sambil mununggu hasil penghitungan suara definitif dari Pemilu 2009 sejumlah daerah diperkenankan adanya koalisi lo
Peserta Pemilu 2024: PKB Nomor Urut 01, Tak Bisa Lepas dari Peran Gus Dur

PKB resmi jadi anggota Pemilu 2024 dengan nomor urut 01. Berikut profilnya, dan kaitannya dengan Gus Dur dan PBNU.


Yahya Cholil Staquf dan Haedar Nashir Bertemu, Ini Profil Ketua Umum PBNU dan Muhammadiyah

13 hari lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf (kanan) menerima kehadiran dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nasir di Gedung Nahdlatul Ulama, Jakarta, Kamis, 25 Mei 2023. Pertemuan tersebut dilakulan dalam rangka silaturahmi kebangsaan dan membahasan isu terkini yang terjadi di Indonesia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Yahya Cholil Staquf dan Haedar Nashir Bertemu, Ini Profil Ketua Umum PBNU dan Muhammadiyah

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bertemu. ini profil ketua organisasi Islam terbesar di Indonesia.


Mahfud Md Bicara Politik Inspiratif saat Bertemu Ketua Umum PBNU Gus Yahya

14 hari lalu

Menko Polhukam Mahfud Md melakukan silaturahim dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, di gedung PBNU, Jakarta, Jumat, 26 Mei 2023. Istimewa
Mahfud Md Bicara Politik Inspiratif saat Bertemu Ketua Umum PBNU Gus Yahya

Mahfud Md menyebut pemerintah sering mendiskusikan perihal persoalan nilai-nilai Islam dalam perspektif keindonesiaan.