Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BNPB Berencana Modifikasi Cuaca di Natuna untuk Permudah Evakuasi

image-gnews
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers seusai pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu 25 Mei 2022. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan pers seusai pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu 25 Mei 2022. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto menyatakan proses evakuasi korban tanah longsor di Natuna terkendala cuaca. Hujan yang tak kunjung berhenti membuat proses evakuasi para korban menjadi sulit.

“Karena terkendala cuaca, proses evakuasi kadang harus dihentikan sementara,” kata Suharyanto lewat keterangan tertulis, Rabu, 8 Maret 2023.

Suharyanto mengatakan dalam kurun waktu sepekan terakhir, kondisi cuaca di Pulau Serasan selalu turun hampir sepanjang hari dengan intensitas ringan hingga tinggi. Melihat kondisi tersebut, Suharyanto mengatakan telah berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta TNI. 

Dia mengatakan koordinasi dilakukan untuk melihat kemungkinan melakukan teknologi modifikasi cuaca. Selain untuk meminimalisir dampak curah hujan, Suharyanto mengatakan nantinya modifikasi cuaca itu diharapkan bisa memperlancar proses pencarian, pertolongan dan evakuasi. 

“BNPB bekerja sama dengan BMKG, BRIN dan TNI AU akan menggelar teknologi modifikasi cuaca di Pulau Serasan. Sehingga cuaca bisa terang dan pencarian bisa dilakukan,” kata Suharyanto.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Proses evakuasi korban saat ini memasuki hari ketiga sejak tanah longsor terjadi di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau pada 6 Maret 2023. Sebanyak 30 rumah tertimbun tanah dalam bencana tersebut. Akibatnya, sekitar 21 orang dikabarkan menjadi korban tewas. Sementara 35 orang dinyatakan hilang.

Para warga yang hilang diperkirakan masih tertimbun material longsoran dengan kedalaman 4 meter. Suharyanto mengatakan upaya evakuasi terhadap 35 warga yang hilang merupakan prioritas dari tim SAR. Saat ini tim evakuasi yang bekerja di Natuna merupakan gabungan dari Basarnas, BPBPD, TNI, Polri dan relawan. Dia mengatakan tim evakuasi terus melakukan upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi.

Suharyanto mengatakan personel tim satgas gabungan akan ditambah, mengingat medan cakupan yang terdampak tanah longsor cukup luas dan memerlukan lebih banyak lagi anggota. Di samping itu BNPB dan Basarnas, serta Brimob juga akan mengupayakan anjing pelacak agar proses pencarian, pertolongan dan evakuasi dapat lebih maksimal.

“Basarnas, TNI, Polri ini bekerja terus menerus. Bahkan unsur TNI, Polri ini ditambah terus. Ratusan personel Brimob ditambah anjing pelacak untuk membantu pasukan yang sudah ada,” kata Suharyanto.

Pilihan Editor: Cuaca Buruk, Kepala BNPB Gagal Menuju Titik Longsor Natuna

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Korban Meninggal Akibat Longsor Tambang Emas Gorontalo Jadi 26 Orang

6 jam lalu

Tanah longsor yang melanda Desa Tulabolo, Kecamatan Suwaw, wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Minggu 7 Juli 2024. Sumber: Istimewa.
Korban Meninggal Akibat Longsor Tambang Emas Gorontalo Jadi 26 Orang

Tim SAR kembali menemukan tiga jenazah korban longsor tambang di Tulabolo Timur, Bone Bolango, Gorontalo. Operasi pencarian dihentikan, Sabtu besok.


BMKG: Gorontalo Masih Berpotensi Terus Diguyur Hujan Lebat

10 jam lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BMKG: Gorontalo Masih Berpotensi Terus Diguyur Hujan Lebat

BMKG mengungkap kalau di Gorontalo ternyata belum memasuki musim kemarau. Tapi diakui hujan di atas normal. Periode 2-10 Juli hujan hampir tak putus.


BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Hingga 4 Meter di Samudera Hindia Barat dan Selatan

14 jam lalu

Ilustrasi gelombang tinggi. Pexels/Dane Amacher
BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Hingga 4 Meter di Samudera Hindia Barat dan Selatan

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 12 - 13 Juli 2024.


Info Gempa Terkini BMKG, 2 Gempa Darat Bisa Dirasakan Guncangannya

16 jam lalu

Ilustrasi gempa. REUTERS
Info Gempa Terkini BMKG, 2 Gempa Darat Bisa Dirasakan Guncangannya

Selain dua gempa itu, BMKG juga mengungkap antara lain gempa dari laut, 114 kilometer barat daya Sumur, Pandeglang, Banten.


BNPB: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Seram Bagian Barat

19 jam lalu

Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
BNPB: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Seram Bagian Barat

BNPB menyatakan, hujan selama beberapa hari menyebabkan banjir di lima kecamatan di Seram Bagian Barat, Maluku.


BMKG Prakirakan Cuaca Kota Jakarta Hari Ini Cerah Berawan

21 jam lalu

Pengendara kendaraan bermotor berteduh menghindari terik matahari saat melintasi lampu merah Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa 7 Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena gelombang panas di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir tidak berkaitan dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia. TEMPO/Subekti.
BMKG Prakirakan Cuaca Kota Jakarta Hari Ini Cerah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Kota Jakarta hari ini, Jumat, 12 Juli 2024, cerah berawan dari pagi hingga malam.


BMKG: Waspada Terhadap Potensi Bencana Hidrometeorologi di Jateng Selatan

1 hari lalu

Ilustrasi Sawah Terendam Banjir. (ANTARA/M Ibnu Chazar/dok)
BMKG: Waspada Terhadap Potensi Bencana Hidrometeorologi di Jateng Selatan

BMKG mengimbau warga di bagian selatan Jawa Tengah untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi


Prediksi Dasarian Kedua Juli, BMKG: Hujan di Seluruh Jawa Barat Tergolong Rendah

1 hari lalu

Ilustrasi hujan. Pexels/Bibhukalyan
Prediksi Dasarian Kedua Juli, BMKG: Hujan di Seluruh Jawa Barat Tergolong Rendah

Pada 11-20 Juli 2024, curah hujan di seluruh wilayah Jawa Barat diprakirakan hanya 0-50 milimeter.


Misi Kapal OceanXplorer Sudah Separuh Jalan, Temukan Gunung Api Bawah Laut dan Hewan Baru

1 hari lalu

Seorang pilot Olaf melakukan simulasi pengendalian Remote Operated Vehicle (ROV) atau robot air yang berada di Kapal OceanXplorer di pelabuhan Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat, Minggu, 23 Juni 2024. Organisasi nirlaba ekplorasi laut global, OceanX bersama dengan Kemenko Marves dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia menyelesaikan tahap kedua Misi Indonesia 2024 dan bersandar di Padang yang kemudian akan melanjutkan misinya bersama kapal riset tercanggih di dunia itu hingga ke Sulawesi Utara. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Misi Kapal OceanXplorer Sudah Separuh Jalan, Temukan Gunung Api Bawah Laut dan Hewan Baru

Dalam misinya, OceanXplorer dilengkapi alat Remotely Operatted Vehicle untuk memetakan kondisi bawah laut hingga kedalaman maksimal 5 ribu meter.


Puluhan Masih Hilang, Pencarian Korban Longsor Tambang di Bone Bolango Terganjal Cuaca Buruk

1 hari lalu

Tanah longsor yang melanda Desa Tulabolo, Kecamatan Suwaw, wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Minggu 7 Juli 2024. Sumber: Istimewa.
Puluhan Masih Hilang, Pencarian Korban Longsor Tambang di Bone Bolango Terganjal Cuaca Buruk

Pencarian korban yang tertimbun longsor tambang di Kabupaten Bone Bolango terhambat guyuran hujan. Alat berat sulit bergerak.