Gibran Bocorkan Arah Politik Kaesang: Eksekutif dan Mulai dari Bawah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberikan penjelasan tentang perjalanannya ke Abu Dhabi minggu lalu saat tiba di Balai Kota Solo, Senin, 2 Januari 2023.TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE

TEMPO.CO, Solo - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memberi bocoran tentang arah politik adik bungsunya, Kaesang Pangarep, setelah sempat melontarkan ketertarikan sang adik itu kepada dunia politik. 

Menurut Gibran, Kaesang akan maju untuk pencalonan kepala daerah dan bukan anggota DPRD atau di legislatif. 

"Eksekutif. Itu, udah tak bocorkan," ujar Gibran ketika ditanya sejumlah awak media seputar rencana Kaesang untuk ikut terjun ke dunia politik, Rabu, 25 Januari 2023. 

Gibran juga memastikan langkah politik Kaesang itu akan dimulai dari bawah, bukan langsung di atas. 

"Ya tetap dari level bawah nuh. Mosok langsung presiden?" tuturnya. 

Namun untuk kepastiannya, termasuk di mana Kaesang akan mencalonkan diri, Gibran meminta awak media agar menanyakan langsung kepada Kaesang. 

"Tanya Kaesang saja ya? Itu teman-teman media di Jakarta kon nggoleki Kaesang neng (suruh cari Kaesang di) Kuningan, neng Rasuna Said," kata Gibran. 

Demikian pula saat ditanya di partai apa Kaesang akan bergabung dan apakah ada rekomendasi partai agar dipilih oleh Kaesang, Gibran juga meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan. 

"Tanya Kaesang. Kaesang aja yang memutuskan ya. Beda partai boleh, sama juga boleh, independen boleh. (Untuk rekomendasi partai?) semua bagus. Tergantung dekke mengko milih kota opo ya (tergantung dia nanti memilih kota apa)," katanya.

Bahkan jika ternyata Kaesang akan maju di pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Solo, Gibran mempersilakan adiknya itu bertemu dengan FX Hadi Rudyatmo selaku ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Solo.

"Yo Kaesang kon sowan Pak Rudy sek no (Ya Kaesang disuruh menghadap FX Hadi Rudyatmo dulu). Penak to (enak kan)?" ucapnya. 

Ditanya kemungkinan Gibran akan membantu Kaesang jika maju di Pilkada itu, Gibran menepisnya. 

"Wis sunat, isoh mangkat dewe (sudah khitan, bisa berangkat sendiri)," katanya lagi. 

Jika sebelumnya sempat menyatakan tidak pernah mendorong bahkan tidak mendukung adiknya, Rabu sjang tadi Gibran mengatakan bahwa ia telah memberikan restu kepada adiknya itu jika ternyata benar-benar akan terjun ke dunia tersebut. Ia bahkan mendoakan yang terbaik untuk sang adik.

"Intinya saya doakan yang terbaik untuk Kaesang. Aku yo wis merestui (saya juga sudah merestui)," ucap Gibran kepada awak media di Pedaringan Jebres, Serengan, Solo, Jawa Tengah, 25 Januari 2023. 

Ditanya kekhawatirannya jika kelak harus bersaing dengan adiknya saat berkompetisi di dunia politik, Gibran dengan penuh percaya diri mengatakan bahwa ia justru kelak lebih dulu naik. 

"Ngko ndisiki munggah (nanti mendahului naik)," ucap Gibran. 

SEPTHIA RYANTHIE 

 
Baca: Kaesang Ingin Terjun ke Politik, Gibran: Masih Penjajakan, Tanya Saya, Tanya Bapak






Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Jeblok, Apa Saja Indikator IPK Ini?

8 menit lalu

Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Jeblok, Apa Saja Indikator IPK Ini?

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia terus menurun menjadi 34 dari tahun 2021 di angka 38. Ini tiga indikator utama yang menyebabkan penurunan skor IPK.


Komentari soal PDIP Enggan Berkoalisi dengan Partai Doyan Impor, NasDem: Tak Boleh Arogan

28 menit lalu

Komentari soal PDIP Enggan Berkoalisi dengan Partai Doyan Impor, NasDem: Tak Boleh Arogan

Willy Aditya menanggapi pernyataan Seketaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang mengatakan pihaknya enggan berkoalisi dengan partai doyan impor


Nasdem Soal Rencana Kunjungi PDIP: Kami Tak Memohon Minta Bertemu Bu Mega

2 jam lalu

Nasdem Soal Rencana Kunjungi PDIP: Kami Tak Memohon Minta Bertemu Bu Mega

Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto soal rencana kunjungan partainya ke PDIP.


Hasto: Kalau Partai yang Suka Impor, Itu Enggak Cocok dengan PDIP

15 jam lalu

Hasto: Kalau Partai yang Suka Impor, Itu Enggak Cocok dengan PDIP

Menurut Hasto, PDIP masih masih mempertimbangkan momentum, kesesuaian ideologi, platform, desain masa depan, serta cara pandang terhadap masa depan.


Kinerja BRIN Jadi Sorotan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Itu Karena Sistem Proporsional Terbuka

16 jam lalu

Kinerja BRIN Jadi Sorotan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Itu Karena Sistem Proporsional Terbuka

Sekjen PDIP menyingung soal sistem proporsional terbuka saat menjawab kisruh soal kinerja BRIN yang menjadi sorotan.


PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

17 jam lalu

PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

PDIP menilai sistem proporsional terbuka menyebabkan anggota dewan dipilih hanya karena popularisme dan nepotisme.


Rencana Kerja Sama Gibran dengan PT KAI: Penumpang Kereta Bakal Dapat Promo di Solo Safari

17 jam lalu

Rencana Kerja Sama Gibran dengan PT KAI: Penumpang Kereta Bakal Dapat Promo di Solo Safari

Slot promosi untuk Solo Safari itu, Agus melanjutkan, dimungkinkan untuk ditawarkan kepada para penumpang kereta api.


Jokowi Tak Undang Rapat Syahrul Yasin Limpo Jadi Sorotan, Berikut Profil Mentan Kader NasDem Ini

18 jam lalu

Jokowi Tak Undang Rapat Syahrul Yasin Limpo Jadi Sorotan, Berikut Profil Mentan Kader NasDem Ini

Sebelum menjabat sebagai Mentan, Syahrul Yasin Limpo yang juga kader NasDem ini beberapa kali menjabat sejumlah posisi strategis, apa saja?


Sindir NasDem, PDIP: Capres Kami Kader yang Berprestasi, Bukan yang Pintar Berpoles Diri

18 jam lalu

Sindir NasDem, PDIP: Capres Kami Kader yang Berprestasi, Bukan yang Pintar Berpoles Diri

Hasto mengatakan, soal capres yang akan dipilih PDIP sudah dikatakan Megawati, yaitu kader internal yang berprestasi.


Reshuffle Batal Rabu Pon Pekan Ini, Hasto PDIP: Pak Jokowi Punya Kalkulasi

18 jam lalu

Reshuffle Batal Rabu Pon Pekan Ini, Hasto PDIP: Pak Jokowi Punya Kalkulasi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Jokowi punya kalkulasinya sendiri sebelum memutuskan mengocok ulang menteri Kabinet Indonesia Maju.