Prabowo Subianto Jawab Desakan PKB Agar Segera Tentukan Capres-Cawapres: Kita Ikuti Semua Perkembangan

Editor

Febriyan

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat meresmikan Sekber Gerindra-PKB di Menteng Jakarta Pusat, Senin, 23 Januari 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, akhirnya angkat bicara soal desakan Ijtima Ulama Nusantara yang digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) soal pasangan calon presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) beberapa waktu lalu. Gerindra dan PKB merupakan mitra dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. 

"Ya kita Ikuti semua perkembangan," kata Prabowo menanggapi desakan Ijtima Ulama Nusantara tersebut di Sekretariat Bersama Gerindra-PKB di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Januari 2023. 

Saat ditanya apakah dirinya sudah menjalin komunikasi dengan Muhaimin Iskandar soal desakan itu, Prabowo hanya bungkam. Dia hanya memberikan kode jempol sambil pergi menuju kendaraannya. 

Ijtima Ulama Nusantara beri PKB batas waktu penentuan Capres hingga Maret 2023 

PKB menggelar forum Ijtima Ulama Nusantara  pada 13-14 Januari 2023. Forum tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi PKB, diantaranya adalah penegasan bahwa Ketua Umum Muhaimin Iskandar merupakan Capres atau Cawapres yang akan mereka usung. 

Selain itu, forum tersebut juga memberikan waktu kepada Muhaimin untuk menetapkan pasangan Capres-Cawapres maksimal Maret 2023.

Meski memiliki tenggat waktu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyatakan partainya tidak akan memaksa Gerindra untuk mengikuti kemauan PKB.  Jazilul pun tak menutup kemungkinan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bubar di tengah jalan.

"Namanya koalisi ga ada saling memaksa, cuman ada pertimbangan-pertimbangan yang harus dirumuskan secara rasional. Kalau misalkan nanti tidak ditemukan kesepakatan, ya kayak orang pacaran, nggak jadi nikah lah," kata Jazilul di Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Januari 2023 

Jazilul menyebut tenggat waktu ini erat kaitannya dengan keputusan Ijtima Ulama Nusantara yang sepakat menjadikan ulama, kiai, dan para peserta forum Ijtima sebagai juru kampanye nasional PKB dan Muhaimin. Semakin cepat pasangan capres-cawapres dibentuk, maka para juru kampanye bisa segera bekerja. 

"Maret nanti bulan puasa, Ramadhan, nanti akan ada event keagamaan ya, bulan puasa. Nah, itu sudah bisa kampanye lah kira-kira. Ini presidenku, misalkan, Gus Muhaimin. Wapresnya siapa? Begitulah," kata Jazilul. 

Gerindra dan PKB mendeklarasikan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 13 Agustus 2022. Akan tetapi, kedua partai hingga saat ini belum menyepakati siapa pasangan Capres-Cawapres yang akan mereka usung.  Gerindra di satu sisi telah memastikan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai Capres. Dukungan serupa sebelumnya juga diberikan PKB kepada Muhaimin Iskandar, namun belakangan PKB melunak dengan membuka opsi Muhaimin hanya sebagai cawapres.






Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

2 jam lalu

Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

Menurut Prabowo, Gerindra selama ini terus memonitor kinerja Bobby Nasution sejak dilantik menjadi wali kota pada 26 Februari 2021.


Kiprah Politik Anak Jokowi: Kaesang Minat Jadi Kepala Daerah, Gibran Mau Maju Pilgub DKI 2024

19 jam lalu

Kiprah Politik Anak Jokowi: Kaesang Minat Jadi Kepala Daerah, Gibran Mau Maju Pilgub DKI 2024

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkap keinginan Kesang Pangarep menjadi kepala daerah. Sementara Gibran mau maju Pilgub DKI 2024.


AHY Berharap Penetapan Pendamping Anies Baswedan Bukan Kawin Paksa

23 jam lalu

AHY Berharap Penetapan Pendamping Anies Baswedan Bukan Kawin Paksa

AHY menilai bakal Capres Anies Baswedan akan independen tanpa intervensi dari pihak manapun dalam menentukan cawapresnya di Pemilu 2024


Tepis Isu Hengkang ke Partai Lain, Sandiaga Uno: Saya Tetap Kader Gerindra

1 hari lalu

Tepis Isu Hengkang ke Partai Lain, Sandiaga Uno: Saya Tetap Kader Gerindra

Sandiaga Uno menepis isu hengkang dari partai politik besutan Prabowo Subianto tersebut. Sebagai pengurus Gerindra, Sandiaga mengaku berstatus kader.


PDIP dan PKB Setuju Kades Tuntut 9 Tahun Masa Jabatan, Pakar Hukum: Rawan Korupsi

2 hari lalu

PDIP dan PKB Setuju Kades Tuntut 9 Tahun Masa Jabatan, Pakar Hukum: Rawan Korupsi

Para Kades di Tanah Air menuntut masa jabatan dari 6 tahun menjadi 9 tahun menuai pro kontra. Pakar hukum sebut justru rawan korupsi. Mengapa?


Lieus Sungkharisma Meninggal, Aktivis yang Pernah Dukung Jokowi dan Prabowo

2 hari lalu

Lieus Sungkharisma Meninggal, Aktivis yang Pernah Dukung Jokowi dan Prabowo

Aktivis Lieus Sungkharisma meninggal pada Selasa, 24 Januari 2023. Dia pernah mendukung Jokowi dan Prabowo Subianto.


Soal Calon Wapres Pendampingnya, Prabowo: Pada Saatnya Pasti Pengumuman

2 hari lalu

Soal Calon Wapres Pendampingnya, Prabowo: Pada Saatnya Pasti Pengumuman

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan lagi kesiapannya maju di Pilpres 2024. Soal pasangannya?


Gerindra Sebut Koalisi dengan PKB Paling Solid Hadapi Pemilu 2024

2 hari lalu

Gerindra Sebut Koalisi dengan PKB Paling Solid Hadapi Pemilu 2024

Budi mengatakan, peresmian sekber ini sekaligus tanda dimulainya babak baru dalam perjuangan bersama antara Gerindra dengan PKB.


Gerindra dan PKB Resmikan Sekber, KIB: Belum Terlalu Penting Bagi Kami

2 hari lalu

Gerindra dan PKB Resmikan Sekber, KIB: Belum Terlalu Penting Bagi Kami

KIB menyatakan mereka memiliki langkah yang berbeda dengan KIR yang dibentuk Gerindra dan PKB.


Soal Cawapres Anies Baswedan, NasDem Sebut Khofifah Indar Parawansa Jadi Salah Satu Figur yang Diperhitungkan

2 hari lalu

Soal Cawapres Anies Baswedan, NasDem Sebut Khofifah Indar Parawansa Jadi Salah Satu Figur yang Diperhitungkan

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menyatakan Gubernur Jawa Timur memiliki basis massa sehingga diperhitungkan sebagai Cawapres Anies Baswedan.