Soal Deklarasi Dukungan Anies Baswedan Capres, PKS: Insyaallah Keputusannya Februari

Reporter

Staf Khusus Presiden PKS Sohibul Iman, Muhammad Kholid, menjadi salah satu caleg muda PKS dari Dapil Jawa Timur IV. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara PKS Muhammad Kholid menjelaskan partainya bakal putuskan deklarasi dukungan Anies Baswedan sebagai Capres pada Februari mendatang.

Kholid mengatakan dalam menentukan keputusan deklarasi dukungan ini perlu kesabaran dan kedisiplinan. Saat ini, kata Kholid, sedang berjalan dan progresnya on the track.

"Kalau pembahasan di tim kecil tuntas Januari ini, ya insyaAllah Februari bisa kita ambil keputusan," kata Kholid saat dihubungi, Ahad, 22 Januari 2023. 

Kholid mengatakan partainya akan mengambil langkah secara proporsional, pasalnya PKS tidak ingin terburu-terburu, namun di lain sisi tak ingin terlambat. 

Dalam deklarasi dukungan Capres Anies dalam Pilpres 2024 mendatang, menurut Kholid kerangka pikirnya mesti dibangkai dalam kebersamaan tujuannya meraih kemenangan. Sehingga kata Kholid proses keputusannya harus lebih jernih, lapang dada, dan rendah hati. 

"Kita kedepankan sikap rasional dan obyektif, bukan suka atau tidak suka," katanya.

Sedangkan menyoal desakan waktu deklarasi kata Kholid hanya momen waktunya saja. Sedangkan faktor lain terkait waktu deklarasi juga berkaitan erat dengan paradigma politik nasional hingga kesiapan para calon mitra koalisi baik PKS, Demokrat dan Nasdem.

"Ya doakan saja. Semoga prosesnya dimudahkan," katanya

Ia berharap segera ada titik temu dalam pandangan mitra koalisi.  

"Kami percaya pimpinan PKS, Nasdem, dan PD adalah tokoh yang punya sikap negarawan yang berpikir jauh kedepan untuk kebaikan bangsa. InsyaAllah, membangun titik temu yang akan lebih mudah," ujarnya

Khawatir Injuri Time

Di lain sisi, Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali mengatakan partainya menunggu komitmen dari masing-masing calon mitra koalisi dalam mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024. Soal penentuan cawapres, dia menyebut jangan sampai dilakukan saat injury time

"Prinsipnya tidak ada orang yang boleh memaksakan keinginannya," kata Ahmad saat dihubungi pada Ahad, 22 Januari 2022. 

Menurut Ahmad, jika sampai tenggat waktu tertentu rencana koalisi dengan Demokrat dan PKS tak juga dilakukan, konsekuensinya Anies tak bisa maju di kontestasi Pilpres 2024. "Kami enggak mau injuriy time, karena itu namanya mengunci." 

 
Baca: Soal Dukungan Pencapresan Anies, Nasdem Tak Mau Sampai Injury Time


Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Anggota DPRD Apresiasi Heru Budi Tanam Pohon, Minta Dinas Pertanaman Diawasi

7 jam lalu

Anggota DPRD Apresiasi Heru Budi Tanam Pohon, Minta Dinas Pertanaman Diawasi

Sejak dilantik menggantikan Anies Baswedan, Heru Budi sudah melakukan penanaman 2.700 pohon untuk penghijauan Jakarta.


Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

9 jam lalu

Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

Zulkifli Hasan tak mau berkomentar soal reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.


Dishub DKI Belum Pikirkan Teknologi ERP, Sempat Gagal Lelang di Era Anies Baswedan

11 jam lalu

Dishub DKI Belum Pikirkan Teknologi ERP, Sempat Gagal Lelang di Era Anies Baswedan

Pemprov DKI pernah gagal melakukan lelang tekonologi ERP pada 2018 sebab satu peserta lelang mengundurkan diri karena menganggap proyek tidak pasti.


Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

12 jam lalu

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

Pengamat politik Hendri Satrio meyakini pertemuan antara Jokowi dengan Surya Paloh pada Kamis kemarin membahas soal pencalonan Anies Baswedan


Jokowi dan Nadem Renggang Gara-gara Capres

13 jam lalu

Jokowi dan Nadem Renggang Gara-gara Capres

Hubungan Presiden Jokowi dengan Partai NasDem merenggang setelah ketua umum partai itu, Surya Paloh, mengumumkan Anies sebagai capres 2024.


Jokowi soal Kabar Reshuffle Rabu Pon Pekan Depan: Nanti Tunggu Saja

15 jam lalu

Jokowi soal Kabar Reshuffle Rabu Pon Pekan Depan: Nanti Tunggu Saja

Sebelum ini, Jokowi juga selalu meminta publik untuk menunggu rencana reshuffle.


Jokowi soal Pertemuan dengan Surya Paloh Bahas Reshuffle: Mau Tau Aja

17 jam lalu

Jokowi soal Pertemuan dengan Surya Paloh Bahas Reshuffle: Mau Tau Aja

Di sisi lain, Jokowi masih memberikan jawaban yang sama ketika ditanya soal reshuffle.


Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

1 hari lalu

Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

Adi Prayitno, menyebut pertemuan empat mata antara Surya Paloh dengan Jokowi merupakan pertanda hubungan keduanya baik-baik saja


Demokrat Akan Deklarasi Anies Capres Secara Terbuka Setelah Terpenuhi PT 20 Persen

1 hari lalu

Demokrat Akan Deklarasi Anies Capres Secara Terbuka Setelah Terpenuhi PT 20 Persen

Teuku Riefky Harsya mengungkap alasan partainya belum deklarasi terbuka mendukung Anies Baswedan Capres seperti NasDem


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

1 hari lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.