Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar saat tiba menghadiri Festival Tradisi Islam Nusantara di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin 9 Januari 2023. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Solo - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengakui besarnya kontribusi Nahdlatul Ulama (NU) terhadap bangsa dan negara, serta segenap masyarakat Indonesia.

"Semua sudah tahu bagaimana kontribusi NU untuk Indonesia, tidak perlu saya sebutkan ya karena banyak sekali dan semua pasti sudah tahu itu," ucap Jokowi kepada awak media usai mengikuti Jalan Sehat NU 2023 di depan Pura Mangkunegaran Solo, Ahad, 22 Januari 2023.

Kegiatan itu merupakan rangkaian acara dalam rangka menyongsong 1 Abad NU.

Jokowi juga memberikan apresiasi besarnya pada penyelenggaraan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) NU yang diadakan dalam rangka Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU di Solo selama sepekan mulai 14 Januari 2023 lali. Kegiatan itu resmi ditutup pada Sabtu, 21 Januari 2023.

Presiden juga berharap penyelenggaraan Porseni NU hingga Jalan Sehat itu mampu terus menyehatkan bangsa. Karena dengan warga bangsa yang sehat, negara menjadi kuat.

"Saya sampaikan bahwa saya apresiasi kegiatan-kegiatan dalam rangka satu abad NU. Pagi hari ini kita mengadakan jalan sehat bersama-sama yang akan membuat warga NU sehat. Dan seluruh warga kuta sehat maka rakyatnya sehat negara kuat," katanya lagi.

Di sisi lain, kegiatan Porseni NU 2023 resmi ditutup di GOR Sritex Arena (GOR Bhineka) pada Sabtu kemarin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Listyo menilai upaya menjaga kekompakan dan persatuan diantara nahdliyin amatlah penting.

Sebab, NU adalah garda terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menilai peran vital NU sangat dibutuhkan jika negara mengalami gangguan yang mengancam persatuan tanah air. "Masalah yang namanya menjaga NKRI, maka kader NU, Nahdliyin menjadi garda terdepan," katanya.

Ia menambahkan TNI-Polri selama ini melaksanakan tugas menjaga NKRI karena memang sudah tugasnya. Namun, berbeda dengan NU yang terus menjaga kesatuan NKRI dengan sukarela.

Bahkan, komitmen NU itu sudah dibuktikan jauh sebelum Indonesia merdeka dengan slogan 'Hubbul wathon minal iman', yang artinya 'cinta tanah air bagian dari iman.' "Artinya komitmen seluruh Nahdliyin tak perlu diragukan lagi dan ke depan harus terus kita jaga," katanya.

Apalagi, Kapolri mengingatkan bahwa sebentar lagi Indonesia akan kembali memasuki tahun politik. Menjelang pemilu itu, situasi perpecahan menjadi rentan karena masalah beda pilihan. Listyo pun mengingatkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun jangan sampai melakukan hal yang bisa memecah belah.

"Perbedaan pendapat biasa. Yang tidak boleh, perbedaan pendapat dimunculkan dengan provokasi, hoaks, ancaman kekerasan, yang berisiko pecahnya persatuan NKRI," kata Listyo.

"Kita harap di 2024 itu tak terjadi. Siapa pun pemimpinnya, persatuan dan kesatuan jadi prasyarat," sambungnya.

Atas penyelenggaraan Porseni NU 2023, Listyo memberikan apresiasinya. Ia menilai, melalui acara seperti Porseni itu selain berguna untuk mengembangkan bakat para santri, pelajar dan mahasiswa NU seluruh Indonesia juga mempererat jalinan silaturahim dan persatuan antara nahdliyin di seluruh tanah air.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Jokowi Panggil Pimpinan Lembaga Penegak Hukum Bahas IPK Anjlok, Mahfud Sebut Segera Ada Langkah-langkah

13 menit lalu

Jokowi Panggil Pimpinan Lembaga Penegak Hukum Bahas IPK Anjlok, Mahfud Sebut Segera Ada Langkah-langkah

Presiden Jokowi siang ini memanggil sejumlah pimpinan lembaga penegak hukum untuk membahas anjloknya Indeks Persepsi Korupsi (IPK)


100 Tahun NU: Sejarah Terbentuknya NU beserta Para Pendirinya

16 menit lalu

100 Tahun NU: Sejarah Terbentuknya NU beserta Para Pendirinya

Sejarah terbentuknya salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama disingkat NU dan para pendirinya yang sudah 1 abad berdiri


Jokowi Ambition for Extending Presidential Term Resurface

56 menit lalu

Jokowi Ambition for Extending Presidential Term Resurface

THE idea of extending the presidential term for President Jokowi resurfaces. People close to Jokowi are maneuvering and lobbying many circles.


Wacana Penundaan Pemilu Mencul Lagi, KPU Pastikan Pemilu 2024 Jalan Terus

1 jam lalu

Wacana Penundaan Pemilu Mencul Lagi, KPU Pastikan Pemilu 2024 Jalan Terus

KPU memastikan Pemilu 2024 jalan terus meskipun wacana penundaan pemilu kembali bergema.


Jokowi Puji Prabowo, Gerindra Anggap Sebagai Sinyal Dukungan

1 jam lalu

Jokowi Puji Prabowo, Gerindra Anggap Sebagai Sinyal Dukungan

Ahmad Muzani mengatakan pujian Presiden Jokowi kepada Ketua Umum Prabowo Subianto merupakan sinyal dukungan


Jokowi Tegur OJK Soal Banyak Kasus Asuransi Rugikan Nasabah, Apa Sebetulnya Masalah Utama Industri Ini?

3 jam lalu

Jokowi Tegur OJK Soal Banyak Kasus Asuransi Rugikan Nasabah, Apa Sebetulnya Masalah Utama Industri Ini?

Jokowi menegur OJK karena banyaknya kasus industri asuransi dan merugikan tak sedikit nasabah. Apa penjelasan otoritas soal hal ini?


Jokowi Geram Indonesia Importir Nomor Satu Tepung Ikan, Apa Itu Tepung Ikan?

3 jam lalu

Jokowi Geram Indonesia Importir Nomor Satu Tepung Ikan, Apa Itu Tepung Ikan?

Presiden Jokowi geram menerima kenyataan bahwa Indonesia menjadi importir nomor satu untuk tepung ikan. Apa itu tepung ikan sebenarnya?


Usai Larang Ekspor Nikel dan Bauksit, Jokowi Akui Industri Masih Sulit Cari Dana Bangun Smelter

3 jam lalu

Usai Larang Ekspor Nikel dan Bauksit, Jokowi Akui Industri Masih Sulit Cari Dana Bangun Smelter

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta pelaku industri jasa keuangan di Tanah Air memberikan dukungan yang konkret terhadap pembangunan smelter.


Jokowi Wanti-wanti ke OJK Soal Kasus Adani Group di India: Karena Goreng-gorengan

3 jam lalu

Jokowi Wanti-wanti ke OJK Soal Kasus Adani Group di India: Karena Goreng-gorengan

Jokowi meminta OJK untuk betul-betul mengawasi industri keuangan agar kasus seperti Adani Group di India tidak merembet ke Tanah Air.


Sentil OJK Soal Banyak Masalah di Asuransi, Jokowi Sebut Asabri, Jiwasraya, Wanaartha hingga ...

4 jam lalu

Sentil OJK Soal Banyak Masalah di Asuransi, Jokowi Sebut Asabri, Jiwasraya, Wanaartha hingga ...

Jokowi mengkritik kinerja pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena banyaknya persoalan di industri keuangan yang bermunculan.