TNI-Polri Tangkap 2 Orang yang Diduga Jual Senjata untuk KKB

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi senjata api. w-dog.net

TEMPO.CO, Jakarta - Aparat gabungan TNI-Polri menggagalkan dugaan penjualan senjata untuk Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di Pelabuhan Tradisional Iwot, Kampung Sokanggo, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu, 18 Januari 2023.

Aparat gabungan menangkap dua orang dalam peristiwa itu sementara tiga orang lainnya kabur.

Kapolres Boven Digoel Ajun Komisaris Besar I Komang Budhiarta mengatakan dua orang yang ditangkap itu berinisial AH, 20 tahun, dan MK (22). Polisi menyita empat pucuk senjata api laras panjang, 18 amunisi peluru kaliber 12 GS dan uang tunai sebesar Rp 3,8 juta.

Baca juga: Perpu Pemilu Tambah Jumlah Kursi DPR RI Jadi 580, Ini Penyebabnya

"Penangkapan tersebut tidak sengaja dilakukan, karena awalnya aparat hanya merespons adanya laporan tentang orang mabuk yang membuat kekacauan di Pelabuhan Tradisional Iwot, pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIT," katanya, Jumat, 20 Januari 2023.

Komang mengatakan, polisi kemudian merespons laporan itu, namun justru tim patroli menemukan lima orang yang mencurigakan, sehingga personel langsung menghentikannya.

Namun pada saat akan dilakukan pemeriksaan, tiga orang di antaranya melarikan diri dan dua orang berhasil diamankan.

"Kini kedua orang tersebut kemudian dibawa ke Polres Boven Digoel untuk diperiksa dan sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal," ujarnya pula.

Dia menjelaskan kedua warga tersebut dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang, karena aparat masih solid dalam menjaga keamanan di Kabupaten Boven Digoel. Memang wilayah perbatasan sangat luas dan banyak akses ke Papua Nugini (PNG), untuk itu meminta dukungan kepada Pemda," katanya lagi.

Baca juga: Polda Papua Sebut Banyak Pemuda Gabung KKB karena Kurangnya Lowongan Pekerjaan






Panglima TNI Akan Tambah 800 Personil di Papua Untuk Persiapan Pembentukan Markas Komando Milliter di DOB

2 hari lalu

Panglima TNI Akan Tambah 800 Personil di Papua Untuk Persiapan Pembentukan Markas Komando Milliter di DOB

Panglima TNI Yudo Margono menyatakan akan menambah 800 personil di Papua untuk persiapan pembentukan markas Komando Militer di 4 Daerah Otonomi Baru.


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

11 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.


Kapolda Papua Sebut Evakuasi Korban Penembakan KKB di Ilaga Diwarnai Kontak Senjata

12 hari lalu

Kapolda Papua Sebut Evakuasi Korban Penembakan KKB di Ilaga Diwarnai Kontak Senjata

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan sempat terjadi kontak tembak saat anggota TNI-Polri mengevakuasi korban penembakan KKB


Dalam Situasi Apa Polisi Boleh Menembak Pelaku Kriminal?

16 hari lalu

Dalam Situasi Apa Polisi Boleh Menembak Pelaku Kriminal?

Salah satu kewenangan yang dimiliki polisi adalah kewenangan tembak di tempat. Dalam situasi apa mereka boleh menembak di tempat?


Istri dan Anak Lukas Enembe Bungkam Saat Dicecar Wartawan Usai Jalani Pemeriksaan di KPK

18 hari lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Bungkam Saat Dicecar Wartawan Usai Jalani Pemeriksaan di KPK

Istri dan anak Lukas Enembe dicecar sejumlah pertanyaan usai menjalani pemeriksaan di KPK. Diantaranya soal dugaan aliran dana ke KKB.


KPK Dalami Dugaan Adanya Aliran Dana dari Lukas Enembe ke KKB

18 hari lalu

KPK Dalami Dugaan Adanya Aliran Dana dari Lukas Enembe ke KKB

KPK mendalami dugaan aliran dana dari Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe kepada kelompok separatis atau dikenal KKB di Papua


Anton Gobay Sebut Foto dengan Lukas Enembe Hoaks

20 hari lalu

Anton Gobay Sebut Foto dengan Lukas Enembe Hoaks

Anton Gobay memberikan klarifikasinya perihal foto bersama Gubernur Papua Lukas Enembe yang beredar di dunia maya.


Polda Papua Sebut Banyak Pemuda Gabung KKB karena Kurangnya Lowongan Pekerjaan

21 hari lalu

Polda Papua Sebut Banyak Pemuda Gabung KKB karena Kurangnya Lowongan Pekerjaan

Polda Papua banyaknya pemuda khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang yang bergabung dengan KKB diduga akibat terbatasnya lapangan kerja.


Komnas HAM Desak Pemerintah Pulangkan dan Pulihkan Hak Pengungsi Maybrat

21 hari lalu

Komnas HAM Desak Pemerintah Pulangkan dan Pulihkan Hak Pengungsi Maybrat

Komnas HAM mendesak pemerintah untuk segera mengembalikan hak-hak pengungsi konflik di Maybrat, Papua.


Soal Dugaan Aliran Dana Lukas Enembe Ke KKB, KPK: Kami Fokus Pada Kasus Suap Terlebih Dahulu

22 hari lalu

Soal Dugaan Aliran Dana Lukas Enembe Ke KKB, KPK: Kami Fokus Pada Kasus Suap Terlebih Dahulu

KPK menyatakan masih belum menelusuri dugaan adanya aliran dana Lukas Enembe ke KKB. Akan tetapi mereka siap bekerja sama dengan aparat hukum lainnya.