Mengenal Haji Furoda, Apa Bedanya dengan Haji Plus?

Reporter

Ilustrasi Ibadah Haji. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Di Indonesia, keberangkatan jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji umumnya terbagi ke dalam beberapa kelas atau golongan. Golongan program haji tersebut adalah haji furoda, haji plus, dan haji reguler. Istilah haji furoda dan haji plus cukup akrab di telinga masyarakat Indonesia, terlebih mereka yang memiliki keluarga yang sudah pergi haji.

Setiap golongan program ibadah haji memiliki perbedaan masing-masing. Mulai dari fasilitasnya hingga waktu keberangkatannya. Lantas, apa itu haji furoda dan bedanya dengan haji plus? Untuk mengetahui informasinya, simak penjelasan berikut ini.

Program Haji yang Ada di Indonesia

Program haji resmi di Indonesia terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu haji reguler, haji furoda, dan haji plus. Berikut pengertian ketiga kategorinya.

1. Haji Reguler

Program haji yang ada di Indonesia yang pertama adalah haji reguler. Program haji ini akan diatur dengan berdasarkan pada kuota yang telah ditetapkan pemerintah melalui Kemenag. Namun, jika Anda ingin mendaftar program haji ini, Anda harus bersabar menunggu antrean yang panjang. Bahkan waktu tunggunya dapat berkisar 30 tahun tergantung provinsi di Indonesia.

2. Haji Khusus (ONH Plus)

Haji khusus atau haji plus adalah paket haji yang keberangkatannya telah diatur berdasarkan pada kuota pemerintah melalui Kemenag. Namun, biaya haji ini lebih mahal dari haji reguler.tetapi, lama waktu tunggunya lebih singkat, yaitu sekitar 5-9 tahun saja.

3. Haji Furoda atau Haji Mujamalah

Program haji yang berikutnya adalah haji furoda. Ini merupakan program haji yang mendapat kuota khusus dari pemerintah Arab Saudi yang legal dan resmi. Umumnya, seseorang yang mendapat undangan program haji ini akan langsung berangkat tanpa perlu menunggu antrean.

Perbedaan Haji Furoda dan Haji Plus

Setelah mengetahui jenis program haji yang ada di Indonesia, setidaknya ada beberapa hal yang membedakan antara haji furoda dengan haji plu. Apa saja? Berikut perbedaan haji furoda dan haji plus di Indonesia.

- Waktu Keberangkatan

Perbedaan yang pertama antara haji furoda dengan haji plus adalah dari waktu keberangkatannya. Orang yang ingin melakukan ibadah haji melalui program haji plus harus menunggu sekitar 5-9 tahun dari waktu pendaftaran untuk bisa pergi haji. Sedangkan, karena program haji furoda adalah undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi, jadi pesertanya juga tidak perlu mengantre dan bisa langsung pergi di tahun yang sama.

- Biaya dan Fasilitas yang Disiapkan

Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti program haji furoda adalah sekitar USD 15.500 atau setara dengan Rp231 juta. Tetapi tak perlu khawatir, karena fasilitas yang diberikan pun cukup nyaman dan mewah. Sedangkan, biaya untuk haji plus yang saat ini paling murah berada di angka sekitar USD 11.000 atau sekitar Rp164 juta. Fasilitas yang diberikan oleh program haji plus memang berbeda dengan haji furoda, tetapi Anda akan tetap bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman.


Visa yang Digunakan

Visa yang akan digunakan oleh orang dengan program haji plus adalah visa keberangkatan dari pemerintah Indonesia. Sedangkan untuk haji furoda, akan menggunakan visa mujamalah atau visa khusus yang dikeluarkan oleh Pemerintah atau Kerajaan Arab Saudi.

RADEN PUTRI

Baca juga: Di Balik Kemudahan Haji Furoda, Tinggi Risiko Ketidakpepastian Membayangi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Keutamaan Umrah Saat Ramadan: Menyamai Pahala Haji

8 jam lalu

Keutamaan Umrah Saat Ramadan: Menyamai Pahala Haji

Ada jalan untuk mendapat pahala setara haji walau dengan ibadah lain. Umrah di bulan Ramadan salah satunya.


Tiga Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di 2024, Cek Cara Pendaftarannya

2 hari lalu

Tiga Produk Ini Harus Bersertifikat Halal di 2024, Cek Cara Pendaftarannya

Ketiga produk ini harus sudah bersertifikat halal di 2024.


GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

4 hari lalu

GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

Ketua Gerakan Pemuda atau GP Ansor Kota Depok, Muhammad Kahfi mengatakan langsung tancap gas mengerjakan program strategis.


Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Pembantu Kesehatan Haji 1444 H, Simak Persyaratannya

5 hari lalu

Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Pembantu Kesehatan Haji 1444 H, Simak Persyaratannya

Kemenkes membuka pendaftaran Tenaga Pendukung Kesehatan (TPK) untuk pelaksanaan ibadah haji 1444 H/2023 M.


Menparekraf Sandiaga Uno Beri Tips Promosi untuk Pemilik Bisnis Travel Haji dan Umrah

5 hari lalu

Menparekraf Sandiaga Uno Beri Tips Promosi untuk Pemilik Bisnis Travel Haji dan Umrah

Menparekraf Sandiaga Uno memberikan tips promosi bagi pemilik bisnis travel haji dan umrah. Bagaimana tipsnya?


Kementerian Agama Negosiasi dengan Arab Saudi untuk Tekan Biaya Haji 2023

6 hari lalu

Kementerian Agama Negosiasi dengan Arab Saudi untuk Tekan Biaya Haji 2023

Kementerian Agama masih mengutak-atik pengeluaran jemaah untuk menekan biaya haji 2023.


Erick Thohir: Jaringan Islamic Finance Indonesia Terbesar di Dunia

6 hari lalu

Erick Thohir: Jaringan Islamic Finance Indonesia Terbesar di Dunia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Indonesia memiliki jaringan Islamic finance atau ekonomi Islam terbesar di dunia.


Kemenag Pertimbangkan Usulan Subsidi Biaya Haji Hingga 50 Persen

8 hari lalu

Kemenag Pertimbangkan Usulan Subsidi Biaya Haji Hingga 50 Persen

Kemenang mendapat banyak usulan soal subsidi biaya haji yang diberikan ke jemaah besarannya mencapai 50 persen.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

8 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

9 hari lalu

KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

KPK khawatir jemaah tunggu bakal tidak bisa menikmati subsidi dari nilai manfaatnya karena sudah habis terpakai jemaah kloter sebelumnya.