3 Kejanggalan yang Diungkap Jaksa Soal Klaim Pelecehan Seksual Putri Candrawathi

Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat, Putri Candrawathi berjalan keluar ruang persidangan usai menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2023. Jaksa Penuntut Umum menuntut Putri Candrawathi dengan hukuman penjara 8 tahun dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Putri Candrawathi dituntut 8 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua. Dalam tuntutannya, jaksa membeberkan soal deretan kejanggalan pelecehan seksual yang diakui Putri telah dilakukan ajudannya, Brigadir Yosua di Magelang, Jawa Tengah.

Jaksa menilai klaim pelecehan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi itu tidak didukung alat bukti yang kuat.

Baca juga: Tuntutan untuk Terdakwa Pembunuhan Brigadir Yosua, dari Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer

Berikut beberapa hal yang diungkap jaksa soal klaim pelecehan seksual yang dialami istri Ferdy Sambo itu dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 18 Januari 2023.

1. Putri akan Isolasi Mandiri bersama Yosua

Jaksa dalam tuntutannya mengatakan ada kejanggalan seorang korban pelecehan seksual justru diajak lagi pergi untuk melakukan isolasi mandiri di tempat yang sama dengan pelaku kekerasan seksual yaitu di rumah Duren Tiga nomor 46.

"Tanpa memiliki rasa trauma dan ketakutan sebagaimana yang terjadi pada korban pelecehan seksual atau pemerkosaan lainnya," kata Jaksa.

Seperti diketahui, rumah di Duren Tiga itu adalah rumah dinas Ferdy Sambo yang kemudian menjadi lokasi eksekusi terhadap Brigadir Yosua.

Alasan isolasi mandiri dilakukan karena Putri Candrawathi bersama rombongan ajudan termasuk Brigadir Yosua baru saja pulang dari Magelang. Di rumah Magelang itulah Putri mengaku mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir Yosua.

2. Ferdy Sambo Malah Tak Permasalahkan Yosua Ikut Putri Isoman

Jaksa juga menilai ada kejanggalan lain, yaitu suami Putri, Ferdy Sambo malah terkesan tidak mempermasalahkan dan biasa saja seperti tidak terjadi pemerkosaan pada sang istri.

"Karena Saudara Ferdy Sambo tidak mencegah atau mencoba menjauhkan istrinya sebagai korban kekerasan seksual atau pemerkosaan sebagaimana yang disebut oleh Putri Candrawathi," kata jaksa dalam tuntutannya.

Apalagi kata jaksa, berdasarkan keterangan, Ferdy Sambo saat itu justru ingin main bulutangkis di Depok.

3. Soal Kondisi Putri yang Lemas di Rumah Magelang

Dalam tuntutannya, Jaksa juga menyebut bahwa keterangan Putri Candrawathi yang mengaku lemas dan terduduk di dekat kamar mandi, tidak bisa menjadi dasar pelecehan seksual.

"Bahwa keterangan saksi-saksi fakta yang ada di Magelang yaitu saksi Kuat dan saksi Susi yang ada saat kejadian yang melihat secara langsung terdakwa Putri jatuh di depan kamar mandi sambil duduk dan menyender di keranjang tumpukan baju kotor dengan kondisi lemas dan pucat justru menerangkan tidak mengetahui apakah terdakwa Putri ada dilecehkan atau diperkosa oleh korban Nofriansyah," kata Jaksa.

Kekecewaan Ibu Brigadir Yosua

Ibunda almarhum Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak mengaku sangat terpukul dengan tuntutan jaksa terhadap Putri Candrawathi yang dinilai ringan yaitu 8 tahun penjara.

Padahal, Rosti menuding, Putri adalah otak pembunuhan sang anak.

"Ini tentu jauh dari harapan kita, Karena pasal 340 itu maksimal hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun, Tapi ternyata tuntutan jaksa hanya 8 tahun penjara," jelasnya.

Baca juga:  Pertimbangan Lengkap JPU Menuntut Ferdy Sambo dengan Penjara Seumur Hidup

ANTARA






Jaksa Akui Ada Dilema Yuridis dalam Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

25 menit lalu

Jaksa Akui Ada Dilema Yuridis dalam Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Jaksa penuntut umum mengakui ada dilema yuridis dalam menuntut terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu.


Jaksa Sebut Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer Sudah Penuhi Asas Hukum dan Keadilan

2 jam lalu

Jaksa Sebut Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer Sudah Penuhi Asas Hukum dan Keadilan

Jaksa berpendapat tinggi rendahnya yang kami ajukan kepada majelis hakim terhadap terdakwa Richard Eliezer sudah memenuhi asas kepastian hukum.


Jaksa Minta Majelis Hakim Tetap Vonis Richard Eliezer 12 Tahun Penjara

4 jam lalu

Jaksa Minta Majelis Hakim Tetap Vonis Richard Eliezer 12 Tahun Penjara

Jaksa menilai uraian tim penasihat hukum Richard Eliezer tidak memiliki dasar yuridis yang kuat, yang dapat digunakan untuk menggugurkan tuntutan.


Jaksa Sebut Dilema Psikologis Richard Eliezer Tak Melepaskannya dari Pertanggungjawaban

5 jam lalu

Jaksa Sebut Dilema Psikologis Richard Eliezer Tak Melepaskannya dari Pertanggungjawaban

Dalam tuntutannya, jaksa menyimpulkan Richard Eliezer telah memenuhi unsur perbuatan pembunuhan berencana.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

5 jam lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

6 jam lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi Putri Candrawathi

6 jam lalu

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi Putri Candrawathi

Jaksa mengatakan tim kuasa hukum Putri Candrawathi memperlihatkan sikap tidak profesional dengan ikut berkontribusi dalam mempetahankan kebohongan.


Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

6 jam lalu

Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

Menurut jaksa keterangan ahli psikologi forensik dalam kasus Putri Candrawathi tidak relevan dijadikan alat bukti.


ICJR Kirim Amicus Curiae agar Hakim Ringankan Vonis Richard Eliezer

7 jam lalu

ICJR Kirim Amicus Curiae agar Hakim Ringankan Vonis Richard Eliezer

Erasmus juga menilai Richard Eliezer sudah membongkar kebenaran di balik kasus pembunuhan Yosua.


Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

8 jam lalu

Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

Jaksa menuding Putri Candrawathi malah tidak berkata jujur dan ketidakjujuran ini didukung oleh tim kuasa hukumnya.