Istri dan Anak Lukas Enembe Bungkam Saat Dicecar Wartawan Usai Jalani Pemeriksaan di KPK

Editor

Febriyan

Gubernur Papua, Lukas Enembe, resmi memakai rompi tahanan untuk menjalani pemeriksaan, seusai menjalani pembantaran penahanan menjalani perawatan kesehatan, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Januari 2023. KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan menetapkan dan melakukan penahanan secara paksa selama 20 hari pertama terhadap tersangka baru Lukas Enembe, dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji sebesar Rp.1 miliar dan gratifikasi sebesar Rp.10 miliar terkait proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua, selain itu tim penyidik juga melakukan penyitaan aset berupa emas batangan, perhiasan emas dan kendaraan mewah sebesar Rp.4,5 miliar serta pemblokiran rekering dengan nilai sekitar Rp.76,2 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe, Yulce Wenda dan Astract Bona Timoramo Enembe, menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada hari ini, Rabu, 18 Januari 2023. Mereka diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap yang menjerat Lukas.

Keduanya menjalani pemeriksaan selama sekitar enam seperempat jam. Mereka enggan menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan yang telah menunggunya sejak pagi.

Yulce dan Bona mendapatkan gempuran pertanyaan dari wartawan yang telah menunggunya di pintu loby Gedung Merah Putih KPK. Selain soal kasus korupsi yang menderat Lukas, ada juga pertanyaan soal dugaan aliran dana dari politikus Partai Demokrat tersebut kepada kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Bona hanya menggelengkan kepalanya saat mendapat serbuan pertanyaan tersebut. Dia dan ibunya terus bungkam hingga memasuki mobil yang membawa mereka meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.

Status Lukas Enembe sebagai tersangka kasus suap

Lukas Enembe terjerat kasus suap pembangunan sejumlah proyek di Papua. KPK telah menetapkannya sebagai tersangka sejak beberapa bulan terakhir. 

Akan tetapi Lukas sempat menolak panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan dengan alasan sakit. Penolakan Lukas terhenti setelah tim penyidik KPK menangkapnya pada 10 Januari 2023 di sebuah restoran di Jayapura, Papua. Setelah itu, Lukas pun diterbangkan ke Jakarta dan menyandang status sebagai tahanan. 

Selain Lukas, KPK juga telah menetapkan pemilik PT Tabi Bangun Papua, Rijantono Lakka, sebagai pemberi suap. Dia disebut memberikan uang sebesar Rp 1 miliar kepada Lukas agar perusahaanya memenangkan tender sejumlah proyek pembangunan jangka panjang. 

PT Tabi Bangun Papua disebut mendapatkan tiga buah proyek jangka panjang dengan total nilai Rp 41 miliar. LUkas dan sejumlah pejabat di Pemerintah Provinsi Papua kabarnya juga dijanjikan mendapatkan 14 persen keuntungan dari proyek tersebut setelah dipotong pajak.

Selanjutnya, dugaan aliran dana dari Lukas ke KKB di Papua






TPNPB Pimpinan Egianus Kogoya Akui Bakar Pesawat Susi Air di Nduga dan Sandera Pilot

1 jam lalu

TPNPB Pimpinan Egianus Kogoya Akui Bakar Pesawat Susi Air di Nduga dan Sandera Pilot

TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya mengakui telah membakar pesawat Susi Air yang mendarat di Bandara Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan


Insiden Pesawat Susi Air di Papua, Pernah Terjadi pada 2022

1 jam lalu

Insiden Pesawat Susi Air di Papua, Pernah Terjadi pada 2022

Pesawat Susi Air kembali mengalami insiden di Papua. Sebelumnya insiden serupa pernah terjadi pada 2022.


Pesawat Susi Air Terbakar di Papua, Kemenhub: Laporan Awal Diduga Ada Penyerangan

2 jam lalu

Pesawat Susi Air Terbakar di Papua, Kemenhub: Laporan Awal Diduga Ada Penyerangan

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan telah mendapatkan laporan atas pesawat milik Susi Air terbakar di Bandara Paro, Nduga, Papua.


Pesawat Milik Susi Air Diduga Dibakar KKB di Bandara Paro Kabupaten Nduga

2 jam lalu

Pesawat Milik Susi Air Diduga Dibakar KKB di Bandara Paro Kabupaten Nduga

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Selasa pagi INI diduga membakar pesawat milik Susi Air di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga.


Terus Usut Kasus Suap Lukas Enembe, KPK Geledah Kantor Dinas PU Papua

3 jam lalu

Terus Usut Kasus Suap Lukas Enembe, KPK Geledah Kantor Dinas PU Papua

KPK menggeledah kantor DInas PU Papua untuk terus mengusut kasus korupsi Lukas Enembe.


KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

20 jam lalu

KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

Dalam pemeriksaan Dito Mahendra, KPK menelisik tentang dugaan aliran duit dari Nurhadi.


KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

22 jam lalu

KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

KPK memeriksa Dito Mahendra Saputro sebagai saksi atas Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU oleh Eks Sekertaris Mahkamah Agung, Nurhadi.


PDIP Sebut Tidak Ada Urgensi untuk Tunda Pemilu 2024

22 jam lalu

PDIP Sebut Tidak Ada Urgensi untuk Tunda Pemilu 2024

Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyatakan tidak ada urgensi yang mendesak untuk menunda Pemilu 2024.


Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, Komisi II DPR Tegaskan Komitmen dengan Pemerintah

1 hari lalu

Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, Komisi II DPR Tegaskan Komitmen dengan Pemerintah

Komisi II DPR menegaskan gagasan penundaan Pemilu 2024 tak relevan mengingat mereka dan pemerintah telah menyepakati tahapan dan anggarannya.


4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

1 hari lalu

4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang jeblok menimbulkan beragam respons dari tokoh. Tempo merangkum 4 komentar dari tokoh tersebut.