LPSK Berharap Richard Eliezer Mendapat Hukuman Paling Ringan di antara Terdakwa Lainnya

Editor

Febriyan

Warga hadir untuk melihat dan memberikan dukungan kepada terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat, Richard Eliezer atau Bharada E pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 18 Januari 2023. Richard Eliezer akan menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berharap Richard Eliezer Pudihang Lumiu mendapat hukuman paling ringan diantara terdakwa perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat lainnya. Richard yang berstatus sebagai justice collaborator (JC) akan menjalani sidang peuntutan pada hari ini, Rabu 18 Januari 2023. 

Wakil Ketua LPSK Susilaningtyas mengatakan sesuai Pasal 10A Undang-undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, justice collaborator bisa dikenakan tuntutan pidana bersyarat secara khusus, hukuman percobaan, dan hukuman pidana paling ringan di antara terdakwa lain.

“Kami harap tuntutan itu sesuai Pasal 10A Undang-undang Perlindungan Saksi dan Korban ada keringanan penjatuhan hukuman,” kata Susilaningtyas.

Ia mengatakan LPSK telah melayangkan dua surat. Surat pertama adalah rekomendasi Richard sebagai justice collaborator. Kemudian surat kedua adalah rekomendasi penghargaan apa saja yang berhak diperoleh JC, antara lain penjatuhan keringanan hukuman hingga hak-haknya selaku narapidana seperti pembebasan bersyarat.

“Kami harap status Richard Eliezer sebagai JC dan konsistensi dia dalam mengungkap kejahatan ini menjadi pertimbangan khusus bagi hakim untuk memutuskan hukuman bagi Richard. Kami mengharapkan hukuman yang paling ringan sekali,” kata Susilaningtyas.

Richard menyandang status JC setelah membongkar skenario palsu kematian Yosua

Richard Eliezer menyandang status sebagai justice collaborator karena membongkar skenario palsu kematian Brigadir Yosua yang dibuat oleh mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Irjen Ferdy Sambo. Richard buka suara setelah tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkannya sebagai tersangka. 

Kepada penyidik, Richard mengaku dirinya melepaskan tiga atau empat tembakan ke arah tubuh Brigadir Yosua atas perintah Ferdy Sambo. Dia pun menyatakan bahwa Sambo ikut melepaskan satu tembakan ke arah kepala Yosua. 

Celotehan Richard itulah yang akhrinya membuka tabir kematian Yosua hingga akhirnya mempidanakan Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Hal itu juga mengungkap adanya upaya menghalang-halangi penegakan hukum alias obstruction of justice yang dilakukan Sambo dan anak buahnya yang lain, Hendra Kurniawan cs.

Richard menjadi terdakwa terakhir yang menjalani penuntutan

Richard Eliezer akan menjadi terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua terakhir yang menjalani tuntutan. Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf menjadi dua terdakwa pertama yang menjalani sidang tuntutan pada Senin lalu, 16 Januari 2023. Jaksa menuntut keduanya delapan tahun penjara. 

Sehari berselang giliran mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ferdy Sambo yang menjalani sidang tuntutan. Sambo sejauh ini mendapatkan tuntutan paling berat, yaitu penjara seumur hidup. 

Pada siang tadi, sebelum sidang Richard Eliezer, Putri Candrawathi pun menjalani sidang tuntutan. Sama seperti Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Putri mendapatkan tuntutan delapan tahun penjara. 







Jaksa Sebut Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer Sudah Penuhi Asas Hukum dan Keadilan

1 jam lalu

Jaksa Sebut Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer Sudah Penuhi Asas Hukum dan Keadilan

Jaksa berpendapat tinggi rendahnya yang kami ajukan kepada majelis hakim terhadap terdakwa Richard Eliezer sudah memenuhi asas kepastian hukum.


Jaksa Minta Majelis Hakim Tetap Vonis Richard Eliezer 12 Tahun Penjara

3 jam lalu

Jaksa Minta Majelis Hakim Tetap Vonis Richard Eliezer 12 Tahun Penjara

Jaksa menilai uraian tim penasihat hukum Richard Eliezer tidak memiliki dasar yuridis yang kuat, yang dapat digunakan untuk menggugurkan tuntutan.


Ini Profil Organisasi yang Kirim Amicus Curiae ke Sidang Richard Eliezer

5 jam lalu

Ini Profil Organisasi yang Kirim Amicus Curiae ke Sidang Richard Eliezer

Pengiriman amicus curiae itu dilakukan sebagai bentuk upaya perlindungan terhadap Richard Eliezer.


Jaksa Sebut Dilema Psikologis Richard Eliezer Tak Melepaskannya dari Pertanggungjawaban

5 jam lalu

Jaksa Sebut Dilema Psikologis Richard Eliezer Tak Melepaskannya dari Pertanggungjawaban

Dalam tuntutannya, jaksa menyimpulkan Richard Eliezer telah memenuhi unsur perbuatan pembunuhan berencana.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

5 jam lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

5 jam lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi Putri Candrawathi

6 jam lalu

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi Putri Candrawathi

Jaksa mengatakan tim kuasa hukum Putri Candrawathi memperlihatkan sikap tidak profesional dengan ikut berkontribusi dalam mempetahankan kebohongan.


Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

6 jam lalu

Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

Menurut jaksa keterangan ahli psikologi forensik dalam kasus Putri Candrawathi tidak relevan dijadikan alat bukti.


ICJR Kirim Amicus Curiae agar Hakim Ringankan Vonis Richard Eliezer

7 jam lalu

ICJR Kirim Amicus Curiae agar Hakim Ringankan Vonis Richard Eliezer

Erasmus juga menilai Richard Eliezer sudah membongkar kebenaran di balik kasus pembunuhan Yosua.


Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

7 jam lalu

Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

Jaksa menuding Putri Candrawathi malah tidak berkata jujur dan ketidakjujuran ini didukung oleh tim kuasa hukumnya.